Jumlah Korban Tewas Longsor Gletser India Jadi 50 Orang

CNN Indonesia | Senin, 15/02/2021 22:00 WIB
Jumlah korban meninggal akibat gletser longsor di Uttarakhand, India, bertambah menjadi 50 orang. Proses pencarian korban banjir bandang akibat gletser longsor di Himalaya, Uttarakhand, India. (REUTERS/STRINGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim penyelamat menemukan 9 korban lagi dari lokasi banjir bandang akibat longsoran gletser di wilayah Himalaya, India.

Alhasil, total korban yang meninggal akibat bencana itu berjumlah 50 orang dan 154 orang masih belum ditemukan.

Banjir bandang di negara bagian Uttarakhand yang dipicu longsoran gletser menghancurkan bendungan dan jembatan.


Mengutip Reuters, Senin (15/2), tim penyelamat menggunakan alat berat untuk menyelamatkan pekerja konstruksi bendungan yang terperangkap di terowongan bawah tanah.

Terowongan itu terhubung ke proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang tengah dibangun oleh perusahaan milik pemerintah India.

"Kami belum kehilangan harapan. Kami berharap bisa menemukan lebih banyak korban selamat," ujar pejabat pemerintah, Swati Bhadoria.

Para ahli telah memperingatkan kemungkinan adanya batu besar, puing-puing, es dan air yang terlepas dan membuat upaya penyelamatan menjadi riskan.

Gletser Nanda Devi longsor pada 7 Februari. Imbasnya, air yang tertahan di belakang gletser langsung menerjang wilayah lembah hingga memicu banjir bandang.

Uttarakhand merupakan daerah yang rawan banjir bandang dan tanah longsor. Bencana tersebut mendorong kelompok lingkungan untuk meninjau proyek pembangkit listrik di pegunungan yang dianggap sensitif secara ekologis.

Selain itu, tim ilmuwan tengah menyelidiki apakah gletser Himalaya sebagai pemicu banjir atau bukan.

Sebagai informasi ada sekitar 10 ribu gletser di Himalaya India. Di Uttarakhand terdapat 1.495 gletser, dan sayangnya banyak yang surut diduga akibat dampak pemanasan global.

(isa/ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK