Australia Restui Izin Vaksin Corona AstraZeneca

CNN Indonesia | Selasa, 16/02/2021 13:46 WIB
Pemerintah Australia memberikan izin penggunaan vaksin virus corona buatan perusahaan farmasi AstraZeneca. Ilustrasi proses produksi vaksin corona AstraZeneca. (AP/Rafiq Maqbool)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Australia setuju memberikan izin penggunaan vaksin virus corona (Covid-19) buatan perusahaan farmasi patungan antara Inggris dan Swedia, AstraZeneca.

"Vaksin itu sudah memenuhi standar keamanan, kualitas dan efikasi dari akan diberikan gratis bagi seluruh penduduk Australia," kata Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, dalam pidato di Canberra, seperti dilansir Associated Press, Selasa (16/2).

Morrison mengatakan pada tahap awal vaksin itu akan diimpor dari Inggris dan diperkirakan tiba pada Maret mendatang. Namun, dia mengatakan untuk selanjutnya vaksin itu akan diproduksi di dalam negeri dengan lisensi dari perusahaan farmasi itu.


"Australia saat ini sudah mempunyai dua vaksin Covid-19 yang dinyatakan aman dan efektif," ujar Morrison.

Dilansir Reuters, Lembaga Obat-obatan dan Alat Kesehatan Australia menyetujui vaksin corona buatan Pfizer-BioNTech pada Januari lalu.

Morrison mengatakan izin yang dikantongi dua vaksin itu bukan sekedar izin darurat (EUA).

Kepala Badan Kesehatan Australia, Paul Kelly, awalnya sempat ragu dengan hasil efikasi rendah dari vaksin AstraZeneca yang digunakan di Afrika Selatan. Sebab, menurut hasil uji, vaksin AstraZeneca tidak mempan melawan virus corona jenis mutasi di negara itu.

Sedangkan dari hasil uji klinis di Australia, tingkat efikasi vaksin Pfizer-BioNTech tercatat mencapai 95 persen. Pemerintah Negeri Kanguru berencana memulai penyuntikan menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech pada 22 Februari mendatang.

Sampai saat ini jumlah kasus virus corona di Australia tercatat kurang dari 29 ribu orang, dengan 909 pasien meninggal.

(ayp/ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK