Biden Sebut China Akan Sulit Pimpin Dunia Jika HAM Bermasalah

CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2021 02:14 WIB
Presiden AS Joe Biden menyebut China akan sulit jadi pemimpin global jika masih bermasalah dalam penanganan HAM terutama di Uighur. Presiden AS Joe Biden mengingatkan China soal konsekuensi pelanggaran HAM di Xinjiang. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan China akan menanggung konsekuensi terkait pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang selama ini terjadi di negara tersebut.

Hal itu diutarakan Biden ketika menjawab pertanyaan dalam wawancara CNN Town Hall terkait tanggapannya soal sikap China dalam menangani etnis minoritas Uighur dan etnis Muslim lainnya di Xinjiang pada Selasa (16/2).

Menurut Biden, Xi Jinping menyadari konsekuensi yang harus ditanggung China terkait isu HAM tersebut.


"Akan ada dampaknya bagi China dan dia (Xi) menyadarinya," kata Biden.

Biden mengatakan Amerika Serikat akan menegaskan kembali perannya di kancah global, terutama dalam menyuarakan hak asasi manusia. Ia menambahkan bahwa dirinya akan menggandeng komunitas internasional agar membuat China melindungi kelompok minoritas.

"China berusaha sangat keras untuk menjadi pemimpin dunia. Untuk mendapatkan julukan itu dan mampu melakukan itu, mereka harus mendapatkan kepercayaan dari negara lain," kata Biden.

"Selama mereka (China) terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan hak asasi manusia, akan sulit bagi mereka untuk melakukan itu," tambahnya.

Biden juga telah berbicara langsung dengan Xi melalui telepon beberapa waktu terakhir. Dalam panggilan telepon selama dua jam itu, Biden menekankan prioritas AS untuk melestarikan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Dikutip Reuters, kawasan Indo-Pasifik kerap menjadi "arena" utama persaingnan AS dan China dalam berebut pengaruh.

Selain soal Uighur, Biden juga menyuarakan keprihatinan tentang praktik perdagangan dan masalah hak asasi yang "memaksa dan tidak adil" China, seperti tindakan keras terhadap Hong Kong, penahanan etnis Uighur di Xinjiang, hingga isu Taiwan dan Laut China Selatan.

(rds/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK