Australia Mulai Vaksinasi Covid, Prioritas Nakes dan Lansia

AP, CNN Indonesia | Senin, 22/02/2021 08:45 WIB
Australia memulai program vaksinasi Covid-19 massal pada Senin (22/2) yang memprioritaskan nakes, polisi, dan lansia. Australia mulai program vaksinasi Covid-19 massal hari ini, Senin (22/2). (Foto: AP/Frank Augstein)
Jakarta, CNN Indonesia --

Australia memulai program vaksinasi Covid-19 massal pada Senin (22/2). Tenaga medis, staf hotel karantina, polisi, dan lansia masuk dalam prioritas orang yang lebih dulu menerima suntikan dosis pertama vaksin buatan Pfizer-BioNTech.

PM Australia bersama 20 orang lansia masuk dalam daftar orang yang pertama disuntik vaksin pada Minggu (21/2) yang disiarkan langsung melalui saluran televisi.

"Hari ini adalah tonggak nyata dalam respons kolektif kami untuk mengatasi Covid-19 dan mengendalikan segalanya secepat mungkin," kata Pejabat Kepala Petugas Medis Michael Kidd kepada televisi Australian Broadcasting Corp.


Mengutip Reuters, pihak berwenang memperkirakan lebih dari 60 ribu dosis vaksin corona akan diberikan pada pekan pertama program vaksinasi massal.

Morrison menyebut program vaksinasi massal sebagai 'pengubah permainan' di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran dan mutasi virus corona.

Selain mengandalkan vaksin Pfizer, Australia juga akan memproduksi lokal vaksin AstraZeneca pada pertengahan Maret nanti. Pemerintah Australia berencana menginokulasi 4 juta orang pada Maret dan merampungkan program vaksinasi di akhir Oktober mendatang.

Australia sejauh ini terhitung berhasil menangani penyebaran virus corona dengan 28.929 kasus dan 909 kematian. Penutupan perbatasan dan sistem pelacakan berhasil menekan laju penyebaran Covid-19.

Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia sempat mencatat angka penularan tertinggi virus corona di Australia pada Senin melaporkan tidak ada kasus baru untuk tiga hari berturut-turut.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK