Israel Tahan Warga Diduga Mata-mata Hamas Palestina

CNN Indonesia | Sabtu, 27/02/2021 00:50 WIB
Aparat Israel menangkap seorang warga Arab Israel yang diduga menjadi mata-mata faksi Palestina, Hamas. Ilustrasi. Aparat Israel menangkap seorang warga Arab Israel yang diduga menjadi mata-mata faksi Palestina, Hamas. (Istockphoto/BrianAJackson)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Keamanan Dalam Negeri Israel, Shin Bet, menangkap seorang warga Arab Israel yang memiliki hubungan keluarga dengan kerabat di Jalur Gaza. Pria itu diduga menjadi mata-mata salah satu faksi besar di Palestina, Hamas.

Pria 43 tahun tersebut bernama Mohamad Abu Adra. Adra dituding memberikan informasi pertahanan rudal Israel kepada Hamas.

Melalui pernyataan, Shin Bet menuturkan Adra dijerat sejumlah pelanggaran termasuk keanggotaan organisasi teroris dan menyampaikan informasi rahasia kepada musuh Israel.


Dalam pernyataannya, Shin Bet mengatakan ibu dan istri Adra berasal dari Jalur Gaza. Sementara sang ayah merupakan seorang warga Israel dari suku Bedouin sehingga memungkinkannya keluar masuk wilayah Palestina.

"Ini memungkinkan sayap militer Hamas merekrut dia dan mengadakan pertemuan tatap muka dengannya di Jalur Gaza, dengan pada akhirnya dapat memberikan (Hamas) akses unik dan berkualitas tinggi ke wilayah Israel dan melaksanakan misi untuk mereka," bunyi pernyataan Shin Bet seperti dikutip AFP pada Jumat (26/2).

Shin Bet mengatakan Adra ditangkap pada 3 Februari lalu dan secara resmi menghadapi dakwaan pada hari ini di Pengadilan Distrik Kota Beersheba, selatan Israel.

"Selain melakukan misi lainnya untuk Hamas, dia juga mengumpulkan dan memberikan informasi tentang lokasi sistem rudal Iron Dome Israel."

Iron Dome merupakan sistem pertahanan rudal Israel yang kerap digunakan untuk mencegat roket Hamas yang ditembakkan dari Jalur Gaza.

Selama ini, Israel menganggap Hamas sebagai kelompok teroris. Kedua pihak sempat terlibat tiga kali peperangan dalam beberapa tahun terakhir.

Perang antara keduanya terakhir terjadi pada 2014. Saat itu tercatat 2.251 warga Palestina meninggal, dan 74 orang Israel tewas.

(rds/ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK