Komedian Turki Lolos Hukuman Usai Disebut Hina Erdogan

CNN Indonesia | Selasa, 02/03/2021 17:14 WIB
Pengadilan Istanbul, Turki, membebaskan dua komedian berusia sekitar 70 tahunan dari hukuman penjara setelah diduga menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP/ADEM ALTAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengadilan Istanbul, Turki, membebaskan dua aktor veteran dari hukuman penjara setelah diduga "menghina" Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Kedua aktor sekaligus komedian itu bernama Mujdat Gezen dan Metin Akpinar yang sama-sama berusia sekitar 70 tahunan.

Hakim ketua memutuskan bahwa Gezen dan Akpinar harus dibebaskan dari dakwaan "karena unsur objektif pelanggaran tidak terbukti" di pengadilan.


Keduanya sempat didakwa setelah mengkritik Erdogan secara terbuka di televisi pada 2018. Dalam momen itu, Gezen dan Akpinar mengkritik tindakan keras pemerintah terhadap orang-orang yang diduga terlibat upaya kudeta 2016 lalu.

Dalam salah satu acara televisinya saat itu, Gezen mengatakan "Lihat Recep Tayyip Erdogan, Anda tidak dapat menguji patriotisme kami. Ketahuilah tempat Anda."

Sedangkan Akpinar melangkah lebih jauh dengan mengatakan bahwa seorang pemimpin bisa digantung atau diracuni seandainya Turki bukan sebuah negara demokratis.

Celoteh keduanya sangat berisiko mengingat Turki belum pulih dari tindakan represi besar-besaran Erdogan usai selamat dari kudeta gagal pada 2016.

Penjara bukan tempat yang asing buat Gezen. Ia sempat mencicipi penjara saat kudeta 1980 silam.

Selama 20 hari ia menghabiskan waktu di penjara ketika junta militer menggulingkan pemerintah sipil Turki pada puncak Perang Dingin 1980.

Dakwaan terhadap keduanya dijatuhkan setelah Erdogan mengancam kedua seniman itu yang dinilai secara terbuka menyerang pemerintah.

"Mereka harus dimintai pertanggungjawaban oleh pengadilan. Kami tidak dapat membiarkan bisnis hiburan ini tanpa meresponsnya, mereka akan membayar konsekuensinya," kata Erdogan seperti dikutip AFP.

Sementara itu, Gezen dan Akpinar merasa lega mendengar putusan pengadilan.

Namun, melalui telepon kepada AFP, Gezen mengatakan dia tetap tidak terima dengan putusan hakim.

"Kasus ini seharusnya tidak diajukan sejak awal. Jika presiden membuka kasus untuk melawan Anda hanya karena mengatakan 'tahu tempat Anda'-ungkapan yang dia sendiri gunakan hampir setiap hari-tidak mungkin membicarakan demokrasi di Turk," ujar Gezen.

Gezen adalah seorang penyair dan aktor teater. Ia juga merupakan duta besar untuk dana bantuan anak-anak UNICEF di Turki.

Sementara itu, Akpinar mendirikan teater kabaret pertama di Turki dan telah memainkan peran komedi dalam lusinan film Turki yang populer.

(rds/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK