Tentara Transgender Korsel Tewas, Picu Amarah Publik

Associated Press, CNN Indonesia | Kamis, 04/03/2021 16:05 WIB
Seorang tentara transgender pertama Korea Selatan, Byun Hui-su ditemukan tewas pada Rabu (3/3). Tentara transgender Korsel, Byun Hui-su. (Foto: AP/Ahn Young-joon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang tentara transgender pertama Korea Selatan, Byun Hui-su ditemukan tewas pada Rabu (3/3). Petugas kesehatan menemukan Byun tewas di rumahnya di kota Chengju, selatan Seoul.

Kematian Byun memicu amarah publik dan seruan agar pemerintah Korea Selatan memberikan pengakuan dan perlindungan yang lebih baik bagi transgender. Kritik tajam terhadap militer pun bergema di media sosial.

Setelah sempat bungkam, juru bicara tentara militer menyampaikan ucapan belasungkawa atas kematian Byun dengan menyebut kematiannya 'peristiwa yang malang'.


"Kematian Byun semakin memicu amarah publik karena militer dan masyarakat Korsel menolak untuk mengaku perubahan [gender] itu," kata Rainbow Action Against Sexual-Minority Discrimination of Korea, kelompok pembela gender minoritas dalam sebuah pernyataan seperti mengutip Reuters.

Kendati demikian, pejabat militer belum membahas lebih lanjut kebijakannya terhadap tentara transgender.

Kasus kematian Byun memicu perdebatan di komunitas LGBT Korea Selatan, terutama perlakuan terhadap transgender yang bergabung menjadi anggota militer.

Byun sebenarnya sudah diberhentikan dari militer sejak tahun lalu karena mau menjalani operasi penggantian kelamin.

Militer kemudian menahannya ketika ia kembali ke Korsel usai menjalani operasi di Thailand. Ia kemudian mengajukan gugatan terhadap pejabat senior.

"Saya ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa saya juga bisa menjadi salah satu tentara hebat yang melindungi negara ini," kata Byun dalam konferensi pers tahun lalu, sambil menangis menjelaskan keputusannya untuk operasi kelamin.

Semasa hidupnya, Byun sempat menyampaikan harapannya untuk bisa bertugas di militer di masa depan.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK