Ungkapan Duka Pemimpin Dunia atas Kepergian Pangeran Philip

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 10/04/2021 13:35 WIB
Para pemimpin dunia mengirimkan ucapan duka cita kepada Keluarga Kerajaan Inggris setelah Pangeran Philip meninggal dunia di usia 99 tahun pada Jumat (9/4). Ungkapan duka pemimpin dunia atas kepergian Pangeran Philip (Fiona HANSON / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Para pemimpin dunia mengirimkan ucapan duka cita kepada Keluarga Kerajaan Inggris setelah Pangeran Philip meninggal dunia di usia 99 tahun pada Jumat (9/4).

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memuji kehidupan luar biasa Pangeran Philip dan mengirimkan belasungkawa kepada Ratu Elizabeth II.

"Kami berterima kasih, sebagai bangsa dan kerajaan, atas kehidupan dan karya luar biasa Pangeran Philip, Duke of Edinburgh," katanya.


Mantan perdana menteri Tony Blair memuji pelayanan publik yang telah dilakukan Pangeran Philip.

"[Pangeran Philip] adalah orang yang melihat ke depan, tekad kuat dan berani."

Lalu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberikan penghormatan kepada Pangeran Philip atas pelayanan tanpa pamrih bagi Inggris dan rakyatnya.

"Dari pengabdiannya selama Perang Dunia II, hingga 73 tahun bersama Ratu, dan seluruh hidupnya di mata publik - Pangeran Philip dengan senang hati mengabdikan dirinya untuk rakyat Inggris, Persemakmuran, dan keluarganya," kata Biden.
Tak mau ketinggalan, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ikut bicara. Ia mengatakan meninggalnya Pangeran Philip adalah kehilangan yang tak tergantikan.

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga berbicara. Obama memuji Philip sosok suami yang sangat suportif dan mendukung istri dalam tugasnya sebagai Ratu Inggris.

"Di sisi ratu atau mengikuti kebiasaan dua langkah di belakang, Pangeran Philip menunjukkan kepada dunia apa artinya menjadi suami yang suportif bagi wanita yang kuat," ujarnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin mengaku sedih dengan kematian Pangeran Philip.

"Kenangan dan doa kami bersama Ratu Elizabeth dan rakyat Inggris," ucapnya.
Berikutnya, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang.

Dia menyatakan, Pangeran Philip adalah orang yang tabah dan bisa diandalkan.

"Ada banyak tokoh besar yang telah hilang dan diketahui dunia, tetapi hanya sedikit yang telah ada sebelum kita dalam hidup kita, untuk waktu yang begitu lama," kata Morrison.

Ungkapan duka cita juga diberikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Philip menjalani kehidupan dan memberikan teladan yang keberanian, kewajiban dan komitmen terhadap pemuda dan lingkungan," katanya di Twitter.

Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan berita duka soal Pangeran Philip membuatnya sangat sedih.

"Persahabatannya dengan Jerman, sifatnya yang terus terang dan rasa tanggung jawabnya akan tetap tak terlupakan," kata Merkel dikutip dari AFP.

Kemudian, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyebut Philip sebagai orang yang memiliki tujuan dan keyakinan besar yang dimotivasi oleh rasa tanggung jawab kepada orang lain.

"Dia akan dikenang dengan penuh kasih sebagai seseorang yang konstan dan berharga dalam kehidupan Ratu kita,"katanya.

Kepala Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengaku sedih mendengar meninggalnya Pangeran Philip.

"Saya ingin menyampaikan simpati yang tulus kepada Yang Mulia Ratu, Keluarga Kerajaan, dan rakyat Inggris Raya pada hari yang sangat menyedihkan ini," katanya.

Perdana Menteri India Narendra Modi memuji karier panjang Pangeran Philip, dengan mengatakan bahwa Pangeran Philip selalu memikirkan rakyat Inggris dan keluarga Kerajaan.

"Dia memiliki karier yang cemerlang di militer dan berada di garis depan banyak inisiatif layanan masyarakat. Semoga jiwanya beristirahat dengan damai," ucapnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga ikut menyampaikan belasungkawa yang mendalam.

"Pangeran Philip adalah 'petugas negara' yang sempurna dan akan sangat dirindukan di Israel dan di seluruh dunia," tulisnya.

Kemudian, Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengatakan Pangeran Philip telah menjadi sosok pemersatu.

"Yang Mulia Pangeran Philip telah menjadi simbol yang menjulang tinggi dari nilai-nilai keluarga dan persatuan rakyat Inggris serta seluruh komunitas global," ucapnya.

Selanjutnya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan memuji Pangeran Philip atas dukungannya untuk Pakistan.

"Inggris telah kehilangan seorang tetua yang bijak yang dijiwai dengan semangat unik pelayanan publik," cuitnya.

Lalu, Presiden Italia Sergio Mattarella memuji dedikasi teladan Pangeran Philip yang menyertai evolusi Inggris dengan semangat terbuka dan inovatif.

"Orang Italia akan menghargai kenangan bersyukur atas kekagumannya yang dalam terhadap warisan seni dan budaya Italia", katanya.

Berikutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin memuji Pangeran Philip dan mendoakan Ratu Elizabeth.

"Dia berhak mendapatkan rasa hormat di Inggris dan dunia internasional," kata Putin.

An ardent Royals supporter pays tribute outside Windsor Castle, in Windsor, west of London, on April 9, 2021, following the announcement of the death of Britain's Prince Philip, Duke of Edinburgh. - Prince Philip, the longest serving royal consort in British history who was a constant presence at Queen Elizabeth II's side for decades, died on Friday aged 99, Buckingham Palace announced. (Photo by Ben STANSALL / AFP)Foto: AFP/BEN STANSALL

Raja Spanyol Felipe VI dan Ratu Letizia juga ikut memuji pelayanan dan dedikasi Pangeran Philip untuk Kerajaan Inggris. Selanjutnya, Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan Jepang merasakan kesedihan yang mendalam atas meninggalnya Pangeran Philip.

"Saya sangat menghormati kontribusinya yang besar untuk lebih memperkuat hubungan historis antara keluarga kekaisaran negara kami dan keluarga Kerajaan Inggris serta mempromosikan saling pengertian antara orang Jepang dan Inggris," katanya.

Berikutnya, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yasin mengatakan Pangeran Philip akan sangat dirindukan setelah menghabiskan hidup dalam pelayanan tanpa pamrih untuk kebaikan yang lebih besar.

"Komitmennya yang tak tergoyahkan kepada Persemakmuran di mana Malaysia menjadi anggotanya yang membanggakan dan upayanya untuk meningkatkan hubungan yang lebih kuat antara Inggris dan Malaysia," ucap Muhyiddin.

(mts/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK