KILAS INTERNASIONAL

Jepang Akan Buang Air Radiasi hingga Jet China Usik Taiwan

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 06:29 WIB
Jepang berencana buang air tercemar radiasi nuklir ke laut sampai jet tempur China masuk wilayah Taiwan. Ilustrasi jet tempur Angkatan Udara China. (AP Photo/Andy Wong)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berbagai peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Selasa (13/4) kemarin. Mulai dari Jepang berencana buang air tercemar radiasi nuklir ke laut sampai jet tempur China terobos wilayah Taiwan. CNNIndonesia.com merangkum sejumlah kejadian tersebut dalam kilas internasional.


1. Jepang Akan Buang Air Tercemar Radiasi PLTN Fukushima ke Laut

Pemerintah Jepang menyetujui rencana untuk membuang sekitar 1,25 juta ton air yang tercemar zat radioaktif dari pembangkit nuklir Fukushima ke laut.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan pembuangan air yang tercemar radiasi nuklir ini merupakan "tugas yang tidak bisa dihindarkan" dari proses penonaktifan reaktor nuklir yang rusak akibat bencana gempa bumi dan tsunami pada 2011 lalu.


Pemerintah Jepang memastikan pelepasan air yang tercemar itu aman karena telah diproses untuk menghilangkan hampir semua unsur radioaktif yang ada.

Sebanyak 1,25 juta ton air yang tercemar unsur radioaktif digunakan untuk mendinginkan reaktor, serta air hujan yang mengalir di sekitar kompleks pembangkit Fukushima selama sepuluh tahun terakhir.

Pelepasan limbah nuklir ini kemungkinan baru akan dilakukan setidaknya dua tahun ke depan. Namun, keputusan Jepang tersebut segera memicu tanggapan keras dari komunitas pelestari lingkungan, nelayan, hingga negara tetangga seperti China dan Korea Selatan.

Di sisi lain, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) justru mendukung langkah Jepang. Menurut IAEA, pelepasan air yang tercemar zat radioaktif dari PLTN Fukushima ke laut sama seperti proses pembuangan limbah pada situs nuklirnya di dunia selama ini.


2. Australia Temukan 2 Kasus Pembekuan Darah akibat AstraZeneca

Australia menemukan kasus pembekuan darah pada dua orang yang menerima vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal Inggris, AstraZeneca.

Kasus pembekuan darah di Australia ini bertambah setelah pihak berwenang menerima laporan mengenai seorang perempuan berusia sekitar 40 tahunan di barat Australia. Ia merupakan orang kedua yang mengalami pembekuan darah usai vaksin.

Otoritas kesehatan Australia menyatakan bahwa perempuan itu kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan dalam keadaan stabil.

Akibat masalah keamanan AstraZeneca, program vaksinasi nasional Australia pun diprediksi molor dari tenggat waktu semula yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Vaksinasi virus corona di Australia memang bergantung pada vaksin AstraZeneca. Australia berencana mengamankan pasokan hingga 50 juta dosis AstraZeneca.

Namun akibat perubahan kebijakan, pihak berwenang Australia berencana menggandakan pesanan vaksin Pfizer menjadi 40 juta dosis.


3. 25 Jet Tempur China Terobos Wilayah Udara Taiwan

Sebanyak 25 unit jet tempur China dari berbagai jenis menerobos zona pertahanan udara Taiwan pada awal pekan ini.

Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan bahwa 25 pesawat militer itu termasuk 14 jet tempur J-16, empat jet J-10, empat pesawat pengebom H-6K, dua pesawat perang anti-kapal selam, dan satu pesawat airborne.

Kemhan Taiwan menuturkan pihaknya segera mengerahkan sejumlah jet tempur dan menyiagakan sistem pertahanan rudal untuk mencegat puluhan jet China tersebut.

Manuver puluhan jet China ini berlangsung ketika hubungan China dan Taiwan terus memanas.

China bahkan mengepung Taiwan dengan menggelar sejumlah latihan angkatan udara dan laut secara serentak di bagian barat dan timur daerah itu pada pekan lalu.

(ayp/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK