Kasus Virus Corona di Pakistan Tembus Rekor

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 08:10 WIB
Pakistan mencatat rekor tertinggi kasus baru dan kematian akibat virus corona. Ilustrasi pandemi virus corona. (AP/Ajit Solanki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pakistan mencatat rekor tertinggi kasus baru dan kematian akibat virus corona.

Pusat Komando Operasi Nasional Covid-19 Pakistan, NCOC melaporkan lonjakan itu terjadi pada Sabtu, (17/4) di mana kasus positif corona mencapai 6.127.

Angka itu menjadi yang tertinggi dalam 10 bulan terakhir.


Negara itu juga mencatat jumlah kematian Covid-19 tertinggi dengan total 149 orang meninggal dalam sehari.

Seperti dikutip dari The Express Tribune, angka positif Covid-19 Pakistan telah mencapai 756.285. Jumlah total kasus aktif saat ini sebanyak 80.559.

Sedangkan jumlah kematian akibat Covid mencapai 16.243 jiwa.

Menurut NCOC, wilayah Punjab menjadi penyumbang kematian akibat corona terbanyak di Pakistan. Kemudian disusul Khyber Pakhtunkhwa.

Pakistan telah melakukan 71.836 tes Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

NCOC menyebut total 11.144.367 tes telah dilakukan sejak merebaknya virus corona. Pakistan memiliki sekitar 630 rumah sakit dengan fasilitas Covid-19 dan lebih dari 5.285 pasien dirawat di seluruh negeri.

Tak hanya Pakistan, India juga mengalami lonjakan kasus corona. Krisis Covid-19 di India bahkan semakin parah.

Negara berpenduduk 1,3 miliar itu mencapai rekor tertinggi 261.500 kasus baru pada hari Minggu (18/4).

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, tiap pengetesan menunjukkan satu positif dari enam orang yang menjalani pengujian Covid-19.

India adalah negara dengan jumlah infeksi kedua terbesar di dunia dengan hampir 14,8 juta kasus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya juga telah mengingatkan bahwa kasus virus corona global melonjak drastis belakangan ini.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan jumlah kasus mingguan Covid1-9 global naik hampir dua kali lipat selama dua bulan terakhir, mendekati angka tertinggi selama pandemi.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK