Polisi Prancis Tewas Ditikam oleh Pria Tunisia

CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 23:19 WIB
Seorang polisi wanita ditikam menggunakan pisau hingga tewas oleh pria Tunisa di kantor polisi, Rambouillet, pinggiran Kota Paris, Jumat (23/4). Seorang polisi wanita ditikam hingga tewas oleh pria Tunisia di kantor polisi dekat Kota Paris, Prancis. Ilustrasi (iStockphoto/redstallion)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang polisi wanita ditikam menggunakan pisau hingga tewas oleh pria Tunisa di kantor polisi, Rambouillet, pinggiran Kota Paris, Jumat (23/4) waktu setempat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, seperti dilansir dari CNN. Belum diketahui motif dari penyerangan tersebut.

Valérie Pécresse, presiden wilayah Ile de France, mengatakan kepada afiliasi CNN, BFM TV bahwa terorisme "tidak dapat dikesampingkan".


Kantor kejaksaan anti-teroris, yang biasanya menangani penyelidikan serangan teroris, telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengucapkan belasungkawa atas tewasnya anggota polisi tersebut.

"Republik baru saja kehilangan salah satu pahlawannya, dalam sikap barbar pengecut yang tak terhingga," ujarnya.

Dikutip dari AFP, pria yang menikam hingga tewas anggota polisi itu berteriak "Allahu Akbar", saat menyerang. Demikian kata sumber yang dekat dengan penyelidikan.

Jaksa anti-terorisme Prancis Jean-Francois Ricard mengatakan teriakan penyerang menunjukkan motif teror dari pelaku yang ditembak mati oleh polisi.

(CNN/AFP/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK