Italia Tangkap Tersangka Terkait Serangan Nice 2016

CNN Indonesia | Kamis, 22/04/2021 21:46 WIB
Kepolisian Italia menangkap seorang pria yang diduga memasok senjata bagi pelaku penabrakan kerumunan saat perayaan Hari Bastille di Kota Nice, Prancis. Ilustrasi penangkapan tersangka. (Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Italia menangkap seorang pria yang diduga memasok senjata bagi pelaku penabrakan kerumunan saat perayaan Hari Bastille di Kota Nice, Prancis, pada 2016 lalu.

Pria itu diidentifikasi sebagai Endri E yang merupakan orang Albania berusia 28 tahun. Ia dicurigai telah memberikan senjata kepada Mohamed Lahouiaej Bouhlel, warga Tunisia yang menjadi pelaku serangan 14 Juli yang menewaskan 86 orang.

Polisi menangkap Endri di Sparanise, dekat selatan Kota Napoli. Penangkapan itu dilakukan atas perintah yang dikeluarkan otoritas Eropa setelah diminta Prancis.


Dikutip AFP, penangkapan terjadi setelah persidangan atas delapan tersangka teror Nice lainnya berlangsung pada Maret lalu.

Persidangan lanjutan dikabarkan tidak akan berlangsung hingga 2022.

Bouhlel sendiri ditembak mati oleh polisi saat kejadian. Ia ditembak mati saat mengemudikan kendaraan yang digunakan untuk melancarkan serangan penabrakan terhadap kerumunan.

Teror Nice terjadi kurang dari setahun setelah serangan Bataclan yang mematikan pada November 2015. Insiden itu menewaskan 130 orang dalam pemboman dan penembakan di seluruh ibu kota Paris.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan Nice tersebut, meskipun jaksa penuntut mengatakan tidak ada bukti bahwa Bouhlel telah bersumpah setia kepada kelompok jihadis tersebut.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK