Ormas Islam Jerman Terkait Teroris Jadi Organisasi Terlarang

CNN Indonesia | Kamis, 06/05/2021 12:30 WIB
Jerman menetapkan ormas Islam, Ansaar International, sebagai organisasi terlarang karena dituduh membiayai terorisme. Ilustrasi polisi Jerman. (AFP PHOTO / dpa / Bernd Thissen)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Jerman menetapkan organisasi masyarakat (ormas) Islam, Ansaar International, sebagai lembaga terlarang karena dituduh terlibat dalam membiayai aksi terorisme.

Dilansir Reuters, Kamis (6/5), keputusan itu disampaikan pemerintah Jerman pada Rabu (5/5) kemarin.

"Jika kita ingin memerangi terorisme maka kita harus membekukan sumber pendanaannya," kata Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer.


Menurut laporan yang dikutip dari surat kabar Jerman, Bild, anggota kepolisian setempat menggeledah sejumlah bangunan di sepuluh negara bagian setelah organisasi itu dinyatakan terlarang.

Pada 2019, Kepolisian Jerman sempat menggeledah kantor Ansaar dan lembaga WorldWide Resistance-Help. Saat itu kedua lembaga dicurigai mendanai kegiatan kelompok milisi Hamas, yang masuk dalam daftar kelompok teroris Uni Eropa.

Menurut Seehofer, Ansaar dan lembaga yang terkait menyebarkan ajaran Salafi dan membiayai aksi teror di seluruh dunia dengan kedok bantuan kemanusiaan.

Sedangkan di dalam situs, Ansaar menyatakan mereka membantu menyediakan bantuan kemanusiaan bagi para korban perang dan konflik. Kegiatannya meliputi pembiayaan untuk proyek infrastruktur seperti bangunan, rumah sakit, panti asuhan atau sekolah.

(ayp/ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK