AS Lepas Tembakan Peringatan ke 13 Kapal Iran di Selat Hormuz

CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 03:33 WIB
AS melepaskan tembakan peringatan ke arah 13 kapal Iran yang berlayar terlalu dekat dengan kapal selam Angkatan Laut AS di Selat Hormuz pada Senin (10/5). Ilustrasi. (iStockphoto/komisar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat melepaskan tembakan peringatan ke arah 13 kapal Iran yang berlayar terlalu dekat dengan kapal selam Angkatan Laut AS di Selat Hormuz pada Senin (10/5).

Juru bicara Kementerian Pertahanan AS, John Kirby, menyatakan bahwa tembakan peringatan itu dilepaskan ketika 13 kapal Angkatan Laut Iran (IRGC-N) mendekati tujuh kapal penjaga kapal selam AS tersebut hingga hanya berjarak 140 meter.

Para kru kapal-kapal AS melepaskan 30 tembakan ke arah armada Iran tersebut. Kapal-kapal Iran itu akhirnya pergi.


"Sangat tidak aman, tidak profesional. Ini merupakan jenis aktivitas yang dapat membuat orang terluka, dan bisa menyebabkan salah perhitungan di kawasan itu," ujar Kirby seperti dikutip AFP.

Kirby kemudian menjelaskan bahwa medan di Selat Hormuz sangat sempit sehingga manuver seperti yang dilakukan kapal-kapal Iran jelas berbahaya.

"Ini merupakan jalur perairan internasional dan tentunya ketika kalian di selat, ada keterbatasan kemampuan bermanuver. Kawasan itu merupakan celah kecil di kawasan sehingga manuver berbahaya, tak aman, dan tak profesional seperti itu sangat bahaya," ucap Kirby.

Ketika ditanya mengenai boleh atau tidak AS menembak langsung kapal Iran, Kirby tak menjawab dengan gamblang.

Ia hanya berkata, "Mereka [personel AS] punya hak untuk melindungi diri sendiri dan mereka tahu cara menggunakannya."

Ini bukan kali pertama kapal Iran melakukan manuver berbahaya di dekat armada AS. Pada akhir April lalu, tiga kapal Iran juga melakukan manuver serupa hingga kru AS melepaskan tembakan peringatan.

Di awal April, kapal Iran berlayar terlalu dekat dengan dua kapal patroli Coast Guard AS dan tak mengindahkan peringatan dari kru AS.

(has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK