Komandan Garda Revolusi Iran Puji Serangan Hamas ke Israel

CNN Indonesia | Senin, 17/05/2021 12:27 WIB
Komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan pemimpin kelompok militan Hamas Ismail Haniyeh. Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC ). STRINGER / AFP
Jakarta, CNN Indonesia --

Komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan pemimpin kelompok militan Hamas Ismail Haniyeh.

Saluran TV pemerintah Iran Al-Alam, menyebut pemimpin Hamas Haniyeh berbicara dengan komandan Pasukan Quds Jenderal Esmail Qaani melalui telepon.

Seperti dikutip dari Al Arabiya, dalam percakapan tersebut, Qaani dilaporkan memuji penguasa Jalur Gaza itu karena telah memberikan "jawaban unik dan sukses" untuk Israel.


Sedangkan para pejabat Hamas memuji Iran karena menyediakan senjata dan bantuan dalam pertempuran melawan Israel.

Israel diketahui sebagai musuh bebuyutan Iran.

Laporan itu muncul di tengah eskalasi dramatis dalam konfrontasi antara Israel dan Hamas sepekan belakangan ini.

Sementara dilansir dari Times of Israel, Haniyeh bersumpah bahwa Hamas akan terus melanjutkan "perlawanannya" terhadap Israel.

Dia memperingatkan Israel bahwa Hamas belum menggunakan seluruh kekuatan. Haniyeh mengatakan bahwa perlawanan menjadi satu-satunya jalan.

Kata dia, Palestina tidak akan menerima apa pun selain negara Palestina dengan Yerusalem sebagai ibu kota.

Serangan udara Israel pada hari Sabtu menargetkan dan menghancurkan gedung bertingkat tinggi di Kota Gaza yang menjadi kantor The Associated Press dan outlet media lainnya, termasuk Al-Jazeera dan juga televisi pemerintah Kuwait.

Hari Minggu kemarin, Israel kembali melancarkan serangan udara ke ke Gaza.

Akibat serangan tersebut, korban tewas di Gaza melonjak menjadi 181 jiwa termasuk 52 di antaranya anak-anak. Jumlah ini merupakan akumulasi dari hasil pertempuran di jalur Gaza yang meletus sejak Senin lalu.

Israel sendiri menuduh kelompok militan Hamas di Palestina itu yang menjadi biang kerok serangan balik bertubi-tubi di Gaza.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK