Kasus Corona Malaysia Catat Rekor Lagi, Tembus 7.289 Infeksi

isa, CNN Indonesia | Selasa, 25/05/2021 20:23 WIB
Kasus harian Covid-19 di Malaysia kembali menembus rekor, dengan 7.289 infeksi dalam 24 jam terakhir pada Selasa (25/5). Malaysia catat rekor Kkematian akibat Covid-19. (REUTERS/LIM HUEY TENG)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus harian Covid-19 di Malaysia kembali menembus rekor, dengan 7.289 infeksi dalam 24 jam terakhir pada Selasa (25/5).

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan bahwa Selangor menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan 2.643 angka positif. Kemudian diikuti Johor 664 kasus kemudian Kuala Lumpur 604.

Jumlah itu membuat keseluruhan kasus di Malaysia mencapai 525.889. Sementara itu, angka kematian harian bertambah 60 orang, sehingga total kematian akibat Covid-19 sebanyak 2.369.


Di negara bagian timur Serawak, rata-rata terdapat tiga kematian per hari di bulan Mei. Tercatat 74 kematian dilaporkan pada 1-24 Mei, demikian kata pejabat direktur kesehatan negara bagian, Rosemawati Ariffin.

"Hingga saat ini, terdapat 83 kasus Covid-19 dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif (ICU), termasuk 32 kasus yang membutuhkan ventilator," kata Rosemawati, mengutip The Straits Times.

"Kapasitas ICU di Sarawak sekarang berada pada level kritis," ucapnya.

Kasus Covid-19 di Serawak, lanjut Rosemawati, terus meningkat dengan lebih dari 3.000 kasus setiap hari sejak 11 April.

Akumulasi kasus corona di negara bagian hingga 24 Mei mencapai 42.813 kasus, dengan 255 kematian.

Ia mengatakan lonjakan kasus tersebut terjadi usai perayaan hari raya idul fitri. Sebanyak 3.272 kasus terdeteksi pada 9 hingga 15 Mei. Pekan berikutnya tren kasus masih menunjukkan peningkatan. Rata-rata ada 596 kasus dalam sehari hingga 25 Mei .

"Sebagian besar kasus positif yang terdeteksi selama minggu itu yakni kontak dekat kasus Covid-19 yang terkait dengan kunjungan Hari Raya," ujar Rosemawati.

"Klaster tersebut, termasuk klaster di Kuching. Distrik Kabong juga melaporkan peningkatan kasus Covid-19 yang melibatkan kerabat yang saling mengunjungi selama Hari Raya," tambahnya.

Mengingat lonjakan kasus saat perayaan lebaran Rosemawati mendesak warga Serawak tak bepergian melintasi distrik untuk mengunjungi halaman atau rumah panjang mereka saat festival Gawai berlangsung.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK