Singapura Akan Sebar Undangan Vaksin Covid ke 400 Ribu Siswa

CNN Indonesia | Rabu, 02/06/2021 20:21 WIB
Singapura akan menyebar undangan kepada lebih dari 400 ribu murid berusia 12 tahun ke atas untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 mulai 1 Juni. Ilustrasi. (iStockphoto/Vladans)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pendidikan Singapura, Chan Chun Sing, mengatakan bahwa pemerintah akan menyebar undangan kepada lebih dari 400 ribu murid berusia 12 tahun ke atas untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.

"Siswa-siswi akan menerima undangan pertama kali untuk vaksinasi, sehingga mereka bisa lebih fleksibel menjadwalkan vaksinasi mengingat ujian nasional akan segera berlangsung," kata Chan seperti dikutip Channel NewsAsia.

Chan mengatakan bahwa pendaftaran untuk vaksinasi dimulai 1 Juni. Dua hari setelahnya, tepatnya 3 Juni, slot untuk vaksinasi sudah tersedia.


Kementerian Pendidikan menyatakan bahwa percobaan itu akan dimulai dengan siswa sekolah menengah, khususnya siswa yang mengikuti ujian akhir pada tahun ini.

Vaksinasi itu, kata Chang, termasuk untuk sekolah yang didanai swasta, madrasah, dan sekolah luar biasa.

Sekolah yang didanai swasta terdiri dari Anglo-Chinese School, St. Joseph's Institution International High School, dan Hwa Chong International School.

Para siswa yang berusia di bawah 18 tahun hanya akan menerima vaksin Pfizer. Sementara itu, anak berusia 18 dan ke atas dapat memilih vaksin lain, seperti Pfizer atau Moderna.

Untuk kedua vaksin itu, jarak antara suntikan pertama dan dosis kedua enam hingga delapan minggu. Namun, siswa harus memenuhi sejumlah syarat.

[Gambas:Video CNN]

Para siswa yang memenuhi syarat, juga orang tua mereka, akan secara bertahap menerima SMS dengan tautan pendaftaran. Persetujuan orang tua atau wali merupakan syarat bagi anak usia di bawah 18 tahun.

"Sekolah juga akan menghubungi orang tua siswa sekolah dasar, sekolah menengah secara terpisah, dengan rincian tambahan mengenai vaksinasi. Secara umum, siswa yang ada di sekolah akan menerima SMS pada minggu kedua bulan Juni," ujar Chang.

Orang tua atau wali dari siswa yang berumur 13 tahun ke atas tidak perlu menemani anaknya untuk ke pusat vaksin. Anak yang berusia 12 tahun dan semua murid di sekolah luar biasa harus didampingi wali atau orang tua.

Vaksinasi terhadap para siswa diharapkan akan selesai pada Agustus.

(isa/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK