Hari Pertama Biden Tur Eropa: Amerika Serikat Kembali!

CNN Indonesia | Kamis, 10/06/2021 05:55 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden memulai tur luar negeri pertama kalinya sebagai presiden pada Rabu (9/6). Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Getty Images via AFP/Drew Angerer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Joe Biden memulai tur luar negeri ke Eropa untuk pertama kalinya sebagai presiden pada Rabu (9/6). Ia berharap bisa meninggalkan dendam dan isolasi pada era kepemimpinan Donald Trump.

"Amerika Serikat telah kembali!" kata Biden dikutip AFP.

Biden menjalankan agenda perjalanan yang padat, mencakup pertemuan para pemimpin G7 dan KTT NATO, hingga tatap muka dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Jenewa.


Biden tiba dengan menumpang pesawat kepresidenan di Pangkalan Angkatan Udara Mildenhall, Inggris Timur, pada Rabu malam.

Terkait pertemuannya dengan Putin, Biden menyampaikan kepada anggota Angkatan Udara AS di Pangkalan AU Kerajaan Mildenhall, bahwa dirinya akan "memberi tahu dia [Putin] apa yang saya ingin dia tahu".

Biden juga akan mengadakan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Kamis (10/6).

Pada dua pemerintahan AS terakhir, termasuk saat Biden menjabat sebagai wakil presiden, telah mencoba dan gagal menjalini hubungan yang lebih baik dengan Moskow. Penasihat kebijakan luar negeri menyaksikan Presiden Putin membajak pertemuan sebelumnya. Mereka bertanya-tanya apa yang bisa diperoleh Biden dari pertemuannya sekarang, kurang dari enam bulan memasuki masa jabatannya.

Sebelumnya, Putin sempat menandatangani undang-undang yang meresmikan negaranya keluar dari perjanjian Open Skies, Senin (8/6).

Kremlin menyatakan bahwa mereka mengambil keputusan ini karena AS lebih dulu keluar dari perjanjian Open Skies.

Open Skies merupakan pakta yang mengizinkan penerbangan pengawasan tak bersenjata di atas negara-negara penandatangan untuk mengurangi kecurigaan setelah Perang Dingin.

Kremlin menyatakan bahwa keputusan AS itu "mengganggu keseimbangan yang secara signifikan penting" bagi anggota pakta.

(AFP/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK