China Tahan 1.100 Orang terkait Pencucian Uang Pakai Kripto

CNN Indonesia | Kamis, 10/06/2021 11:31 WIB
Kepolisian China menahan lebih dari 1.100 orang terkait pencucian uang dari penipuan menggunakan mata uang kripto. Ilustrasi. (Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian China menahan lebih dari 1.100 orang terkait pencucian uang dari penipuan menggunakan mata uang kripto.

Kementerian Keamanan Publik China mengumumkan bahwa kepolisian menangkap seribuan orang itu dalam serangkaian operasi terhadap lebih dari 170 kelompok kriminal hingga Rabu (9/6).

Kelompok-kelompok itu biasanya meminta imbalan 1,5 persen hingga 5 persen untuk menutupi kegiatan ilegal menggunakan uang kripto.


Aparat China melancarkan operasi ini di tengah peningkatan kasus kejahatan yang melibatkan penggunaan uang kripto.

Asosiasi Pembayaran China menyatakan bahwa kejahatan semacam itu memang sedang meningkat belakangan ini karena identitas pengguna yang sulit dilacak.

"Karena itu, para pelaku semakin menjadi saluran penting untuk pencucian uang lintas batas," demikian pernyataan asosiasi tersebut, sebagaimana dilansir Reuters.

Menurut asosiasi itu, uang kripto sudah sering dijadikan alat pembayaran untuk aktivitas judi ilegal. Nyaris 13 persen dari keseluruhan situs judi global menggunakan mata uang virtual.

Dengan penggunaan mata uang kripto ini, aparat lebih sulit melacak pergerakan dana di ranah perjudian ilegal.

(has/has)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK