Biden Akan Dekati Negara Arab untuk Normalisasi dengan Israel

CNN Indonesia | Kamis, 10/06/2021 16:31 WIB
Pemerintahan Presiden Joe Biden dilaporkan tengah mempersiapkan manuver AS untuk mendekati negara-negara Arab agar menormalisasi hubungan dengan Israel. Pemerintahan Presiden Joe Biden dilaporkan tengah mempersiapkan manuver AS untuk mendekati negara-negara Arab agar menormalisasi hubungan dengan Israel. (Reuters/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintahan Presiden Joe Biden dilaporkan tengah mempersiapkan manuver Amerika Serikat untuk mendekati negara-negara Arab agar menormalisasi hubungan dengan Israel.

Dua sumber mengatakan kepada Associated Press bahwa pemerintahan Biden mulai mengatur kembali langkah-langkah pendekatan ke negara Arab itu setelah tertunda akibat perang 11 hari antara Israel dan Hamas bulan lalu.

Dengan upaya ini, Biden meneruskan kebijakan Presiden Donald Trump mendekati negara-negara Arab agar mau bergabung dengan Abraham Accords.


Abraham Accords merupakan perjanjian normalisasi hubungan yang ditandatangani Uni Emirat Arab dan Bahrain pada 2020 lalu. Maroko dan Sudan kemudian menyusul beberapa waktu kemudian.

Tak lama setelah itu, Trump mengklaim bahwa ada lima negara Arab lain yang sebenarnya ingin ikut menandatangani Abraham Accords.

Setelah pemerintahan AS bergulir, Biden juga melihat sejumlah negara berpotensi menormalisasi hubungan dengan Israel.

Kedua sumber Associated Press itu menyatakan bahwa pemerintahan Biden bahkan sudah mempertimbangkan mantan Duta Besar AS untuk Israel, Dan Shapiro, menjadi perwakilan pemerintah dalam proses penjajakan normalisasi hubungan ini.

Selain itu, pemerintahan Biden juga akan mendorong pengembangan kerja sama bisnis, edukasi, dan bidang lainnya antara Israel dan empat negara Arab yang sudah menormalisasi hubungan.

Mereka berharap, kedekatan Israel dengan pihak penandatangan Abraham Accords dapat memancing negara-negara Arab lain untuk mengikuti jejak mereka.

Para penandatangan Abraham Accords itu sendiri menyatakan bahwa mereka menormalisasi hubungan dengan Israel agar punya daya tawar lebih besar dalam membela Palestina.

Namun, kebanyakan pihak meragukan asumsi tersebut, apalagi setelah melihat Israel masih tetap menyerang Jalur Gaza bulan lalu.

[Gambas:Video CNN]

Seorang aktivis di Suda, Doura Gambo, pun mengatakan bahwa serangan Israel pada bulan lalu "memperkuat kecurigaan pihak-pihak yang tak mau menormalisasi hubungan."

Meski demikian, pemerintah AS masih akan terus berusaha. Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, pun mengakui bahwa pemerintahan Biden memang sedang mempertimbangkan opsi tersebut.

"Kami memantau negara-negara yang ingin ikut serta dan mulai menormalisasi hubungan dengan Israel. Itu masih dalam pembahasan dengan rekan-rekan saya," kata Blinken di hadapan Komite Luar Negeri Dewan Perwakilan AS pekan lalu.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK