Putin dan Biden Sepakat Kembali Tempatkan Duta Besar

CNN Indonesia | Kamis, 17/06/2021 00:00 WIB
Presiden Rusia Vlamidir Putin menyebut Rusia dan AS akan kembali menempatkan duta besar di masing-masing negara usai bertemu dengan Presiden AS Joe Biden. Presiden Rusia Vlamidir Putin menyebut Rusia dan AS akan kembali menempatkan duta besar di masing-masing negara usai bertemu dengan Presiden AS Joe Biden. (AFP/ALEXEI DRUZHININ).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Moskow dan Washington menyetujui untuk menempatkan duta besar mereka kembali. Hal itu diungkapkan Putin, setelah bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Jenewa, Swiss, pada Rabu (16/6).

"Mereka (duta besar) akan kembali ke tempat kerja mereka. Kapan tepatnya murni soal teknis," kata Putin kepada wartawan seperti dikutip dari AFP.

Sebelumnya, hubungan diplomatik antara Rusia dan AS telah hancur sejak Biden menjabat. Setelah Biden menyamakan Putin dengan "pembunuh", Rusia pada Maret lalu mengambil langkah langka dengan menarik duta besarnya Anatoly Antonov dan meminta utusan AS John Sullivan untuk Moskow kembali ke Washington.


Pada April lalu, Sullivan meninggalkan Moskow seiring kedua negara mengumumkan gelombang sanksi dan pengusiran diplomat.

Selang sebulan, Rusia secara resmi menetapkan Amerika Serikat sebagai negara "tidak ramah" dengan melarang kedutaannya mempekerjakan warga negara Rusia. Satu-satunya negara lain dalam daftar itu adalah Republik Ceko.

Sebagai informasi, pertemuan bilateral perdana antara Biden dan Putin berlangsung selama hampir dua jam.

Seperti dilansir CNN, usai pertemuan tersebut Biden dan Putin tak menggelar konferensi atau pernyataan pers bersama. Biden dan Putin hanya akan memberikan keterangan pers soal hasil pertemuan itu masing-masing secara terpisah kepada jurnalis peliput pada hari ini.

(afp/sfr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK