Moskow Berikan Pekerja Cuti Berbayar untuk Redam Covid

CNN Indonesia | Rabu, 16/06/2021 14:10 WIB
Wali Kota Moskow, Rusia, Sergei Sobayanin, mengumumkan penerapan cuti berbayar selama libur Hari Nasional untuk menekan virus corona. Ilustrasi vaksinasi corona di Rusia. (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wali Kota Moskow, Rusia, Sergei Sobayanin, mengumumkan penerapan cuti berbayar selama libur Hari Nasional untuk menekan penyebaran virus corona.

Langkah itu diterapkan demi mengurangi aktivitas warga di luar rumah setelah mencatat peningkatan penularan virus corona yang tajam di Rusia, termasuk di ibu kota, selama sepekan terakhir.

Sobyanin telah menandatangani dekrit yang menetapkan 15-19 Juni sebagai hari libur dengan gaji tetap dibayarkan.


Sabyanin mengatakan cuti berbayar berlaku bagi setiap pegawai perusahaan dan organisasi, kecuali yang bekerja di sektor esensial.

Mengutip kantor berita Xinhua, Hari Nasional Rusia jatuh pada 12 Juni. Sementara itu, hari libur nasional akan berlangsung selama 9 hari dari 12-20 Juni.

Pemerintah Rusia menerapkan jam malam selama libur panjang berlangsung dengan menutup tempat makanan dan hiburan pada pukul 11 malam hingga 6 pagi.

Pemerintah Kota Moskow juga meminta perusahaan mengizinkan setidaknya 30 persen staf mereka untuk bekerja dari rumah mulai akhir pekan lalu.

Pada Minggu (12/6), Rusia mencatat 13.510 kasus positif corona selama 24 jam terakhir. Lonjakan itu menjadi yang tertinggi sejak 15 Februari lalu.

Moskow menjadi kota dengan kasus positif harian terbanyak mencapai 6.701 kasus.

Jumlah kasus positif baru terus meningkat signifikan sejak 2 Juni lalu di saat liburan musim panas berlangsung. Sejak awal Juni, pertemuan dan kerumunan sosial semakin banyak terjadi.

Sementara itu, data resmi menunjukkan sejauh ini Rusia mencatat 5.193.964 kasus positif corona. Di Moskow sendiri sejauh ini telah mencatat 1.227.013 kasus Covid-19.

(rds/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK