Hong Kong Larang Semua Penerbangan dari Indonesia

CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 09:31 WIB
Hong Kong melarang semua penerbangan dari Indonesia dan menetapkan status RI sebagai berisiko sangat tinggi (A1) terkait Covid mulai besok. Foto papan informasi penerbangan di bandara Hong Kong. (AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Hong Kong melarang semua penumpang penerbangan dari Indonesia masuk ke wilayah itu terkait penularan Covid-19 mulai besok, Jumat (25/6).

"Pada tanggal 23 Juni 2021, Pemerintah Hong Kong telah mengumumkan bahwa mulai tanggal 25 Juni 2021 akan menetapkan status Indonesia menjadi negara kategori A1 (extremely high risk). Dalam kategori A1, maka semua penumpang penerbangan dari Indonesia tidak diperbolehkan memasuki Hong Kong," demikian informasi yang dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (24/6).

Kemenlu RI menyatakan berdasarkan informasi yang didapatkan pihaknya, pelarangan itu diputuskan Pemerintah Hong Kong karena terdapat peningkatan jumlah kasus impor (imported cases) Covid-19 dari Indonesia. Bukan hanya Indonesia, Hong Kong juga menerapkan kebijakan yang sama untuk semua penumpang penerbangan dari Filipina, India, Nepal dan Pakistan.


Hong Kong disebut telah memasukkan empat negara itu dalam kategori A1 terlebih dulu, sebelum Indonesia. Kebijakan pelarangan itu sendiri bersifat sementara, dan akan dikaji ulang secara periodik.

"Khusus bagi PMI yang terdampak kebijakan baru ini agar segera menghubungi majikan dan agen masing-masing. KJRI Hong Kong akan memastikan pemenuhan hak-hak PMI sesuai ketentuan yang berlaku," demikian pesan dari Kemenlu RI, "KJRI Hong Kong akan terus memantau perkembangan kebijakan ini."

Indonesia sendiri saat ini memiliki 2.033.421 kasus virus corona. Pada Rabu (23/6), kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 15.308, dan merupakan rekor tertinggi.

Data Kementerian Kesehatan menyebutkan dari total kasus positif tersebut, sebanyak 1.817.303 di antaranya telah sembuh. Jumlah pasien yang sembuh itu bertambah 7.167 dari hari sebelumnya.

Sementara itu, sebanyak 55.594 orang di antaranya meninggal dunia. Pasien yang wafat usai terinfeksi virus corona bertambah 303 dari kemarin.

(kid/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK