'Olok-olok' Peserta Olimpiade Tokyo, TV Korsel Minta Maaf

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 25/07/2021 08:22 WIB
Salah satu stasiun televisi Korsel meminta maaf atas aksinya yang dinilai mengolok-ngolok sejumlah negara peserta Olimpiade Tokyo. Ilustrasi. Salah satu stasiun televisi Korsel meminta maaf atas aksinya yang dinilai mengolok-ngolok sejumlah negara peserta Olimpiade Tokyo. (REUTERS/PILAR OLIVARES)
Jakarta, CNN Indonesia --

Stasiun televisi Korea Selatan meminta maaf atas aksinya yang menyinggung sejumlah negara peserta Olimpiade Tokyo.

Permintaan maaf ini diawali oleh aksi MBC--salah satu stasiun televisi terbesar di Korsel--yang mendeskripsikan sejumlah negara peserta dengan gambar dan keterangan yang dinilai menyinggung. Aksi itu dilakukan pada upacara pembukaan Olimpiade Tokyo, Jumat (23/7).

Salah satu negara yang menjadi sasaran adalah Ukraina. Dalam siaran Olimpiade Tokyo-nya, MBC menggunakan gambar bencana Chernobyl 1986 untuk menggambarkan Ukraina. Gambar itu dikeluarkan saat para atlet Ukraina memasuki stadion.


Setelah peristiwa itu, salah seorang penyiar MBC menyampaikan permintaan maafnya. Dia mengatakan bahwa gambar dan keterangan tersebut tidak pantas digunakan untuk memperkenalkan negara-negara peserta.

"Kami meminta maaf kepada negara-negara tersebut, termasuk Ukraina dan para pemirsa," ujarnya, melansir AFP.

Selain Ukraina, MBC juga melakukan hal yang sama pada negara lain. Kepulauan Marshal, misalnya, yang digambarkan sebagai 'bekas situs uji coba nuklir Amerika Serikat'. Sementara Haiti digambarkan sebagai negara dengan situasi politik yang tidak stabil akibat pembunuhan sang presiden yang terjadi baru-baru ini.

Sementara untuk beberapa negara lain, MBC mendeskripsikannya dengan ikon yang bersifat gastronomi. Misalnya, Italia digambarkan dengan piza, Jepang dengan sushi, dan Norwegia dengan salmon.

Terlepas dari permintaan maaf yang disampaikan, gambar dan keterangan tersebut memicu kemarahan secara daring.

"Mereka menggunakan apa pun yang muncul pertama kali di Google," ujar seorang netizen.

Yang lain menambahkan bahwa apa yang dilakukan MBC merupakan sikap diplomatik yang tidak sopan.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK