Demo Tolak Wajib Vaksin Covid di Yunani Berujung Ricuh

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 25/07/2021 18:36 WIB
Demonstrasi menentang program wajib vaksin Covid-19 di Athena, Yunani, berujung ricuh. Lebih dari 4 ribu orang turun ke jalan untuk menentang kebijakan wajib vaksin Covid-19 bagi para pekerja di Athena, Yunani, Sabtu (24/7). Demonstrasi berujung ricuh (REUTERS/COSTAS BALTAS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 4 ribu orang turun ke jalan untuk menentang kebijakan wajib vaksin Covid-19 bagi para pekerja di Athena, Yunani, Sabtu (24/7).

Unjuk rasa ini berujung ricuh dengan aparat yang membubarkan kerumunan secara paksa menggunakan gas air mata.

Melansir Reuters, seorang pejabat kepolisian menyebutkan bahwa beberapa pengunjuk rasa ditemukan secara sengaja melemparkan bom molotov setelah aparat menyemburkan gas air mata untuk membubarkan massa.


Aksi massa kali ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan masyarakat untuk menentang vaksinasi wajib bagi pekerja. Sebelumnya, unjuk rasa pada Rabu lalu juga diwarnai kekerasan.

Jajak pendapat terbaru menemukan, mayoritas warga Yunani akan mendapatkan vaksinasi Covid-19. Saat ini, sekitar 45 persen dari 11 juta populasi telah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Usai lonjakan kasus, pemerintah Yunani telah mewajibkan vaksinasi untuk para tenaga kesehatan dan staf panti jompo. Tenaga pendidik juga didesak untuk mengikuti program vaksinasi jelang awal tahun ajaran baru September mendatang.

Pada Sabtu (24/7), Yunani melaporkan hampir 2.500 kasus harian. Dengan penambahan tersebut, total sebanyak 474.366 kasus positif Covid-19 di Yunani.

Pandemi Covid-19 telah menerjang Yunani sejak tahun lalu. Hingga kini, pandemi telah merenggut 12.890 nyawa.

(ryh/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK