Kasus Covid-19 Global Menanjak 80 Persen Gegara Varian Delta

CNN Indonesia | Minggu, 01/08/2021 13:54 WIB
Menlu Retno mengungkapkan banyak negara di kawasan Asia Tenggara yang mengalami kenaikan kasus covid-19 signifikan karena penyebaran varian Delta. Menlu Retno mengungkapkan banyak negara di kawasan Asia Tenggara yang mengalami kenaikan kasus covid-19 signifikan karena penyebaran varian Delta. (Rusman - Biro Setpres).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan kasus covid-19 dunia dalam sebulan terakhir melonjak hingga 80 persen karena meluasnya penyebaran varian Delta, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Informasi tersebut mengutip pernyataan yang disampaikan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Jumat (30/7) lalu.

"Dalam empat pekan terakhir kasus global mengalami kenaikan 80 persen akibat varian Delta. Banyak negara, khususnya kawasan Asia Tenggara mengalami kenaikan signifikan," jelas Retno pada keterangan pers lewat video yang diunggah oleh Sekretariat Presiden di kanal Youtube, Minggu (1/8).


Tak hanya kasus infeksi, ia menyebut angka kematian dunia juga naik sebesar 10 persen dibandingkan minggu lalu. Sementara, untuk periode 19 Juli-25 Juli, WHO mencatat jumlah kematian sebanyak 69 ribu atau naik 21 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

Di sisi lain, Retno mengatakan WHO masih menyoroti kesenjangan tingkat vaksinasi covid-19 di dunia. Misalnya, di kawasan Eropa tingkat vaksin disuntikkan berbanding populasi sebesar 84,9 persen, sedangkan di kawasan Afrika hanya 4,6 persen dibandingkan populasi.

"Di kawasan Asia Tenggara mencapai 21,7 persen (berbanding populasi)," imbuhnya.

Khusus untuk Indonesia, hingga saat ini baru sekitar 24,49 persen dari total populasi yang sudah menerima vaksin covid-19 atau setara 67.761.337 dosis.

"Insyaallah dengan terus berdatangan vaksin dari berbagai sumber ke Indonesia, kita dapat mempercepat program vaksinasi yang pada akhirnya diharapkan dapat menekan penyebaran covid-19," beber Retno.

Untuk diketahui, 3,5 juta dosis vaksin merek Moderna buatan Amerika Serikat (AS) tiba di Indonesia pada Minggu (1/8) siang. Dijadwalkan, Indonesia juga akan menerima 620 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari Inggris pada Senin (2/8).

Kementerian Luar Negeri mencatat, dengan ketibaan vaksin Moderna hari ini, total vaksin covid-19 yang telah tiba di Indonesia mencapai 178.357.880 dosis vaksin.

(wel/sfr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK