Militer AS Bantu Kapal Tanker Israel Diserang di Laut Arab

CNN Indonesia | Minggu, 01/08/2021 11:39 WIB
Pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat mengatakan kemungkinan besar kapal tanker Mercer Street terkena serangan pesawat tak berawak (drone). Ilustrasi kapal tanker. Dua orang tewas dalam serangan terhadap kapal tanker Mercer Street yang dioperasikan perusahaan Israel di Laut Arab, lepas pantai Oman. (Foto: AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Angkatan Laut Amerika Serikat membantu kapal tanker Mercer Street yang dikelola Israel yang diserang di Laut Arab, lepas pantai Oman, Sabtu (31/7).

"Para ahli bahan peledak Angkatan Laut AS berada di atas kapal untuk memastikan tidak ada bahaya tambahan bagi kru, dan siap untuk mendukung penyelidikan atas serangan itu," kata Komando Pusat AS yang mengawasi operasi militer Amerika di Timur Tengah dan Asia Tengah, dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (31/7).

Pasukan angkatan laut AS mengatakan kemungkinan besar kapal itu terkena serangan pesawat tak berawak (drone).


"Indikasi awal jelas menunjukkan serangan gaya UAV (drone)," tambahnya.

Sementara itu, menanggapi serangan yang terjadi pada kapalnya, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menyalahkan Iran atas serangan yang terjadi dan mengatakan mereka pantas mendapat tanggapan keras, Jumat (30/7) lalu.

Serangan itu diketahui menewaskan dua orang, yaitu satu warga Inggris dan satu lagi warga Rumania.

Lapid juga mengaku sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengenai insiden itu pada Sabtu (31/7) malam, katanya di Twitter.

"Kami bekerja sama melawan terorisme Iran, yang merupakan ancaman bagi kita semua, dengan merumuskan tanggapan internasional yang nyata dan efektif," kata Lapid.

"(Iran) berulang kali keliru dalam memahami komitmen kami untuk melindungi diri kami sendiri dan kepentingan kami," tambahnya.

Sumber-sumber yang dekat dengan intelijen AS dan Eropa mengatakan Iran adalah tersangka utama mereka atas insiden itu.

Media pemerintah Iran, Al Alam TV, mengatakan serangan terhadap kapal itu terjadi sebagai tanggapan atas serangan yang dicurigai dari Israel dan tidak ditentukan di bandara Dabaa di Suriah.

Iran dan Israel kerap saling tuduh soal serangan kapal masing-masing dalam beberapa bulan terakhir.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), yang menyediakan informasi keamanan maritim, mengatakan kapal itu berada sekitar 152 mil laut (280 km) timur laut dari pelabuhan Duqm Oman ketika diserang.

Serangan itu menyebabkan dua orang tewas, satu warga Inggris dan satu lagi warga Rumania.

Mercer Street yang berbendera Liberia itu, dikelola oleh Zodiac Maritime milik Israel. Perusahaan itu mengatakan kapal berlayar di bawah kendali awaknya dan memiliki kekuatan sendiri ke lokasi yang aman dengan pengawalan angkatan laut AS.

Menurut kapal pelacak Refinitiv, kapal tanker ukuran sedang itu menuju Fujairah di Uni Emirat Arab, dari Dar es Salaam di Tanzania.

Ketegangan meningkat di kawasan Teluk sejak Amerika Serikat memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran pada 2018 lalu, usai mantan Presiden Donald Trump menarik Washington dari kesepakatan nuklir Teheran 2015 dengan negara-negara besar.

(nis/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK