Iran Bantah Serang Tanker Israel di Lepas Pantai Oman

CNN Indonesia | Senin, 02/08/2021 17:28 WIB
Iran membantah tuduhan Israel atas serangan terhadap kapal tanker menewaskan dua awak pada pekan lalu. Ilustrasi bendera Iran. Iran membantah tuduhan Israel atas serangan terhadap kapal tanker menewaskan dua awak pada pekan lalu. (AP Photo/Alexander Zemlianichenko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran membantah tuduhan Israel atas serangan terhadap kapal tanker di lepas pantai Oman yang menewaskan dua awak pada pekan lalu.

"Rezim Zionis menciptakan kekhawatiran, teror dan kekerasan. Kami mengutuk segala tuduhan tentang keterlibatan Iran dalam kejadian itu," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, seperti dilansir Middle East Eye, Senin (2/8).

"Tuduhan semacam itu yang tidak berdasarkan data disampaikan Israel untuk mengalihkan perhatian dunia dari fakta sebenarnya, dan ini bukan pertama kali mereka menuduh Iran seperti itu," lanjut Khatibzadeh.


Menurut Khatibzadeh pemerintah Iran tidak akan segan mempertahankan kepentingan dan keamanan nasional.

Terpisah, Perdana Menteri Iran, Naftali Bennett, menuduh Iran bersikap pengecut karena tidak mengakui menyerang kapal tanker itu.

"Saya mendengar Iran secara pengecut mencoba menghindar dari tanggung jawab atas kejadian itu, mereka membantahnya," ujar Bennett dalam rapat kabinet.

"Saya menganggap Iran adalah pihak yang melakukan serangan terhadap kapal itu. Sikap Iran yang kerap melakukan perundungan sangat berbahaya bukan hanya kepada Israel tetapi juga kepentingan dunia, pelayaran dan perdagangan internasional," ujar Bennett.

Bennett mengklaim Israel mempunyai bukti intelijen dan mendesak kalangan internasional menekan Iran untuk mengakui mereka menyerang kapal itu.

"Kami, dalam hal tertentu, punya cara lain untuk menyampaikan pesan kepada Iran," ujar Bennett.

Kapal tanker Mercer Street yang dioperasikan perusahaan Israel, Grup Ofer, di Laut Arab, lepas pantai Oman menewaskan dua awak berkebangsaan Inggris dan Rumania.

Kapal berbendera Liberia itu dioperasikan oleh perusahaan asal Israel, Zodiac Maritime, milik jutawan Israel, Eyal Ofer. Kapal tanker berukuran sedang itu diserang saat dalam perjalanan menuju Fujairah, Uni Emirat Arab, dari Dar Es Salaam, Tanzania.

(rds/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK