4 Besar Etnis Afghanistan, Salah Satunya Dominan di Taliban
CNN Indonesia
Senin, 23 Agu 2021 12:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Taliban saat menggelar konferensi pers. (AP/Rahmat Gul)
Jakarta, CNN Indonesia --
Afghanistan merupakan 'rumah' bagi sejumlah etnis. Sebanyak empat etnis besar mendiami negara Asia Tengah itu.
Keempat besar etnis di sana antara lain Pashtun, Tajik, Hazara, dan Uzbek. Etnis Pashtun tentu yang menjadi mayoritas di Afghanistan.
Berikut 4 besar etnis di Afghanistan beserta komposisi kepercayaan mereka seperti dilansir dari AFP:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pashtun
Pashtun merupakan grup entis terbesar di Afghanistasn dengan total 42 persen dari populasi. Sebagian besar orang Pashtun merupakan penganut Islam Sunni dengan bahasa Pashto.
Mereka telah mendominasi politik Afghanistan sejak abad ke-18. Banyak para pemimpin Pashtun bahkan meyakini bahwa etnis mereka yang berhak untuk memimpin Afghanistan sehingga kerap membuat etnis lain marah.
Di satu sisi, kelompok milisi Taliban yang kini kembali mengontrol Afghanistan, didominasi oleh etnis Pashtun. Presiden yang pernah berkuasa ketika Taliban tersingkir pun masih berdarah Pashtun, yaitu Hamid Karzai dan Ashraf Ghani.
Pashtun secara geografis banyak tesebar di Afghanistan sebelah selatan dan timur. Dominasi mereka pun kerap menimbulkan permusuhan dengan etnis yang lain.
2. Tajik
Tajik menempati etbis terbanyak kedua setelah Pashtun di Afghanistan. Total populasi seperempat lebih dari seluruh etnis di negara itu.
Bahasa sehari-hari mereka adalah dialek Farsi yang disebut Dari. Etnis itu banyak tersebar di Afghanistas bagian utara dan barat. Basis terbesar merka ada di Lembah Panjshir, Kota Herat bagian barat dan sejumlah provinsi di utara.
Lembah Panjshir dikenal dengan resistensi mereka terhadap pendudukan dari rezim Soviet hingga Taliban pada 1980-an.
Meski tidak mendominasi secara politik, sejumlah pemimpin Tajik mulai bermunculan beberapa dekade belakangan.
Salah satu yang paling dikenal adalah Ahmad Shah Massoud, yang mendapat julukan Singa dari Panjshir. Cerita kepahlawanannya ketika ia melawan Tentara Merah Soviet dan Taliban.
Burhanuddin Rabbani, salah satu tokoh Tajik yang menjadi Presiden pada 1992 hingga 1996 sebelum Kabul jatuh ke cengkeraman Taliban.
Uraian singkat dua etnis lainnya di Afghanistan baca di halaman 2...
3. Hazara
Etnis Hazara dipercaya berasal dari keturunan di Asia Tengah dan Turk. Populasinya sekitar 10 persen di Afghanistan.
Mereka bicara dengan dialek Dari dan mayoritas beragama Islam Syiah. Kelompok etnis ini kerap mengalami tekanan dan diskriminasi di Afghanistan lebih dari seabad.
Orang-orang Hazara juga kerap mengalami pembantaian meski berganti penguasa dalam beberapa dekade. Terutama di bawah Taliban, Hazara lebih tertekan.
Para etnis Hazara ini pula yang kerap menjadi korban bom bunuh diri dari para milisi radikal di Afghanistan.
4. Uzbek
Sama dengan Hazara, populasi etnis Uzbek di Afhanistan sekitar 10 persen. Mayoritas menghuni Afghanistan bagian utara, dekat dengan perbatasan Uzbekistan.
Mereka merupakan orang-orang keturunan Turk dan beragama islam sunni. Salah satu yang paling kesohor adalah Abdul Rashid Dostum, pemimpin milisi yang mendukung Soviet memerangi pasukan mujahidin. Ia kemudian membelot dan bergabung dengan kubu mujahidin.
Rashid Dostum pernah berperan membantu koalisi Amerika Serikat menumbangkan kekuasaan Taliban pada 2001. Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Mohammad Ashraf Ghani.
Basis terkuat Dustum berada di Kota Mazar-i-Sharif, Afghanistan bagian utara. Ia dan Ghani terbang ke Uzbekistan setelah Taliban kembali menguasai Afghanistan saat ini.
Ghani kemudian melanjutkan pelarian ke Uni Emirat Arab dan tinggal di sana untuk sementara.
Jakarta, CNN Indonesia --
Afghanistan merupakan 'rumah' bagi sejumlah etnis. Sebanyak empat etnis besar mendiami negara Asia Tengah itu.
Keempat besar etnis di sana antara lain Pashtun, Tajik, Hazara, dan Uzbek. Etnis Pashtun tentu yang menjadi mayoritas di Afghanistan.
Berikut 4 besar etnis di Afghanistan beserta komposisi kepercayaan mereka seperti dilansir dari AFP:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pashtun
Pashtun merupakan grup entis terbesar di Afghanistasn dengan total 42 persen dari populasi. Sebagian besar orang Pashtun merupakan penganut Islam Sunni dengan bahasa Pashto.
Mereka telah mendominasi politik Afghanistan sejak abad ke-18. Banyak para pemimpin Pashtun bahkan meyakini bahwa etnis mereka yang berhak untuk memimpin Afghanistan sehingga kerap membuat etnis lain marah.
Di satu sisi, kelompok milisi Taliban yang kini kembali mengontrol Afghanistan, didominasi oleh etnis Pashtun. Presiden yang pernah berkuasa ketika Taliban tersingkir pun masih berdarah Pashtun, yaitu Hamid Karzai dan Ashraf Ghani.
Pashtun secara geografis banyak tesebar di Afghanistan sebelah selatan dan timur. Dominasi mereka pun kerap menimbulkan permusuhan dengan etnis yang lain.
2. Tajik
Tajik menempati etbis terbanyak kedua setelah Pashtun di Afghanistan. Total populasi seperempat lebih dari seluruh etnis di negara itu.
Bahasa sehari-hari mereka adalah dialek Farsi yang disebut Dari. Etnis itu banyak tersebar di Afghanistas bagian utara dan barat. Basis terbesar merka ada di Lembah Panjshir, Kota Herat bagian barat dan sejumlah provinsi di utara.
Lembah Panjshir dikenal dengan resistensi mereka terhadap pendudukan dari rezim Soviet hingga Taliban pada 1980-an.
Meski tidak mendominasi secara politik, sejumlah pemimpin Tajik mulai bermunculan beberapa dekade belakangan.
Salah satu yang paling dikenal adalah Ahmad Shah Massoud, yang mendapat julukan Singa dari Panjshir. Cerita kepahlawanannya ketika ia melawan Tentara Merah Soviet dan Taliban.
Burhanuddin Rabbani, salah satu tokoh Tajik yang menjadi Presiden pada 1992 hingga 1996 sebelum Kabul jatuh ke cengkeraman Taliban.
Uraian singkat dua etnis lainnya di Afghanistan baca di halaman 2...
4 Besar Etnis Afghanistan - Halaman 2
Ahmad Massoud oposan Taliban. (AP/Rahmat Gul)
3. Hazara
Etnis Hazara dipercaya berasal dari keturunan di Asia Tengah dan Turk. Populasinya sekitar 10 persen di Afghanistan.
Mereka bicara dengan dialek Dari dan mayoritas beragama Islam Syiah. Kelompok etnis ini kerap mengalami tekanan dan diskriminasi di Afghanistan lebih dari seabad.
Orang-orang Hazara juga kerap mengalami pembantaian meski berganti penguasa dalam beberapa dekade. Terutama di bawah Taliban, Hazara lebih tertekan.
Para etnis Hazara ini pula yang kerap menjadi korban bom bunuh diri dari para milisi radikal di Afghanistan.
4. Uzbek
Sama dengan Hazara, populasi etnis Uzbek di Afhanistan sekitar 10 persen. Mayoritas menghuni Afghanistan bagian utara, dekat dengan perbatasan Uzbekistan.
Mereka merupakan orang-orang keturunan Turk dan beragama islam sunni. Salah satu yang paling kesohor adalah Abdul Rashid Dostum, pemimpin milisi yang mendukung Soviet memerangi pasukan mujahidin. Ia kemudian membelot dan bergabung dengan kubu mujahidin.
Rashid Dostum pernah berperan membantu koalisi Amerika Serikat menumbangkan kekuasaan Taliban pada 2001. Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Mohammad Ashraf Ghani.
Basis terkuat Dustum berada di Kota Mazar-i-Sharif, Afghanistan bagian utara. Ia dan Ghani terbang ke Uzbekistan setelah Taliban kembali menguasai Afghanistan saat ini.
Ghani kemudian melanjutkan pelarian ke Uni Emirat Arab dan tinggal di sana untuk sementara.