7 Aturan 'Gila' China di Bawah Pemerintah Xi Jinping

CNN Indonesia | Kamis, 09/09/2021 10:03 WIB
Melarang les privat hingga batasi bayaran artis, berikut sederet aturan 'gila' yang diterapkan pemerintah China. Xi Jinping disebut membuat aturan baru di China yang mengundang polemik. (Reuters/Kim Kyung-Hoon/File Photo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah China di bawah kendali Xi Jinping membuat sejumlah aturan baru yang dinilai aneh. Mulai melarang les privat hingga keharusan menunjukkan identitas maritim di Laut China Selatan.

Berikut sederet aturan 'gila' yang diterapkan pemerintah China:

1. Melarang Les Privat

China melarang les privat secara daring atau di tempat yang tak terdaftar seperti rumah penduduk, hotel, dan kedai kopi.


Hal tersebut dilakukan pemerintah untuk membasmi semua les yang mencari keuntungan pribadi.

Kementerian China mengatakan pusat-pusat di luar kampus yang menawarkan bimbingan belajar dalam mata pelajaran pada kurikulum sekolah, perlu dilisensikan, beroperasi di luar tempat yang terdaftar dan mempekerjakan guru yang berkualifikasi.

Sistem pendidikan yang kompetitif di Negri Tirai bambu, membuat banyak orangtua memerlukan layangan bimbingan belajar pribadi.
(China bans private tutors from giving online classes)

2. Membekukan Puluhan Akun K-Pop

Platfrom media sosial China, Weibo, membekukan lebih dari 20 akun penggemar K-Pop seperti fan dari BTS, Blackpink dan EXO. Tindakan itu dilakukan karena perilaku mereka yang dianggap tak rasional.

Menurut pihak Regulator Internet China, platform media sosial tak bisa lagi mempublikasikan daftar selebirti. Klub penggemar juga disebut akan diatur.

Pemerintah juga telah mengeluarkan tindakan keras di industri hiburan. Sebab menurutnya, banyak anak muda yang terpapar budaya asing dan memengaruhi tatanan sosial. Mereka menyebut kacau atas budaya penggemar terhadap selebriti yang dilakukan warganya.

3. Jam Main Gim Online Dibatasi

Pemerintahan Xi Jin Ping juga membatasai jam main gim online bagi remaja usia di bawah 18 tahun.

Menurut aturan baru itu, anak remaja di bawah usia 18 tahun hanya diizinkan bermain gim selama tiga jam dalam sepekan. Sebelum muncul kebijakan ini, anak-anak di China diperbolehkan bermain gim online selama 1,5 jam di hari biasa, dan tiga jam di akhir pekan.

Para pemain hingga pengusaha gim online pun merasa kecewa atas kebijakan tersebut. Mereka mengnggap pemerintah meremehkan industri gim elektronik.

7 Aturan 'Gila' China di Era Xi Jinping - Halaman 2

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK