367 Anak di Singapura Positif Covid, 172 Terkena Varian Delta

CNN Indonesia | Selasa, 14/09/2021 14:25 WIB
Sebanyak 367 anak di Singapura dinyatakan positif Covid-19 selama pandemi melanda, dengan 172 orang di antaranya terinfeksi virus corona varian Delta. Ilustrasi Covid-19 anak. (iStockphoto/Tomasz Dutkiewicz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 367 anak di Singapura dinyatakan positif Covid-19 selama pandemi melanda, dengan 172 orang di antaranya terinfeksi virus corona varian Delta.

Sebagaimana dilansir Channel NewsAsia, dari 367 kasus itu, 50 di antaranya berusia 0-1 tahun, 83 kasus berusia 2-4 tahun, 76 lainnya berumur 5-6 tahun, dan 158 merupakan kelompok usia 7-12 tahun.

Menteri Senior urusan Kesehatan Singapura, Janil Puthucheary, mengatakan bahwa anak-anak di bawah usia 12 tahun menyumbang 0,6 persen dari semua kasus infeksi lokal di Singapura.


Namun, Puthucheary memastikan bahwa tak satu pun dari mereka yang membutuhkan bantuan oksigen maupun perawatan di ICU.

Puthucheary berpendapat bahwa anak-anak memang lebih jarang mengalami penyakit parah akibat terinfeksi Covid-19 ketimbang orang dewasa.

Ia juga mengutip data di beberapa negara, yang menunjukkan persentase anak-anak sakit parah dan membutuhkan perawatan intensif, yakni 0,7 persen di Israel, 0,3 persen di Korea Selatan, dan 0,6 persen di Prancis.

Menurutnya, risiko penyakit parah akibat Covid biasanya terjadi pada anak-anak dengan kondisi medis khusus, seperti penyakit jantung bawaan, obesitas, diabetes, asma, hingga penyakit paru-paru kronis.

Walaupun tidak ada anak-anak Singapura yang menderita penyakit parah akibat Covid-19, Puthucheary mengatakan bahwa pemerintah saat ini mewaspadai peningkatan jumlah kasus positif di masyarakat.

Mereka juga waspada terhadap kemungkinan lebih banyak anak-anak yang terinfeksi virus corona di kemudian hari.

Ia juga memberikan tips untuk meminimalkan risiko anak terinfeksi Covid, yaitu tetap menjaga kebersihan diri sendiri dan rumah, menggunakan masker saat keluar, dan mengurangi aktivitas sosial berkepanjangan.

[Gambas:Video CNN]

Sampai saat ini, Singapura sendiri masih belum mengizinkan anak 12 tahun ke bawah untuk divaksin.

Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung, pada 3 September lalu mengatakan bahwa vaksinasi untuk anak-anak Singapura rencananya akan dimulai pada awal tahun depan, setelah uji coba selesai dan izin penggunaan diberikan.

Berdasarkan data Worldometers, sampai saat ini, kasus Covid-19 di Singapura mencapai 72 ribu kasus. Per 13 September, ada lebih dari 3.000 orang di Singapura masih positif Covid-19.

(pwn/has/bac)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK