AS Akan Izinkan Masuk Warga Asing yang Sudah Divaksin Penuh

has, CNN Indonesia | Selasa, 21/09/2021 07:57 WIB
Amerika Serikat berencana mengizinkan masuk warga asing yang sudah divaksin Covid-19 penuh pada November mendatang. Ilustrasi. (Istockphoto/dmitriymoroz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat berencana mengizinkan masuk warga asing yang sudah divaksin Covid-19 penuh pada November mendatang.

Koordinator tanggap Covid-19 pemerintahan Joe Biden, Jeffrey Zients, mengatakan bahwa pencabutan larangan penerbangan internasional ke AS ini akan diberlakukan pada "awal November."

"Yang paling penting, warga asing yang terbang ke AS harus sudah divaksinasi penuh," ujar Zients, sebagaimana dikutip AFP, Senin (20/9).


Meski demikian, Zients belum bisa menjabarkan lebih lanjut mengenai ketentuan jenis vaksin, yang diakui di AS saja atau semua merek. Zients mengatakan bahwa ketentuan itu akan ditentukan oleh Pusat Pengendalian Penyakit AS.

Yang jelas, nantinya penumpang harus menunjukkan bukti vaksin lengkap sebelum memasuki pesawat menuju AS. Mereka juga harus menyerahkan bukti hasil negatif tes Covid-19 yang dilakukan maksimal tiga hari sebelum keberangkatan.

Selama penerbangan, pendatang juga harus memakai masker.

Selain itu, pihak maskapai juga harus menyerahkan informasi mengenai penelusuran kontak para penumpangnya kepada otoritas kesehatan AS.

Sementara itu, AS juga bakal mengizinkan warga mereka yang ingin kembali melalui jalur udara meski belum rampung divaksin. Warga tersebut harus menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 yang dilakukan maksimal sehari sebelum keberangkatan.

"Sistem perjalanan internasional ini sesuai dengan data ilmiah untuk menjaga agar perjalanan udara Amerika tetap aman," ucap Zients.

Zients menegaskan bahwa aturan perjalanan ini hanya berlaku untuk jalur udara. Perjalanan darat dari Kanada dan Meksiko masih belum diperbolehkan.

Perubahan aturan ini disambut baik oleh warga AS yang selama ini terpisah akibat penutupan penerbangan internasional ini.

[Gambas:Video CNN]

Mereka sudah terpisah sejak Donald Trump mengumumkan penutupan jalur udara dua tahun lalu, tak lama setelah pandemi merebak.

Selain penduduk lokal, warga asing juga menyambut baik pencabutan larangan ini. Para pejabat Inggris dan Jerman mengatakan bahwa pencabutan ini merupakan "kabar baik."

"Sangat penting untuk meningkatkan kontak orang ke orang dan bisnis lintas perbatasan," ujar Duta Besar Jerman untuk AS, Emily Haber.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK