FBI Temukan Jasad Diduga Selebgram yang Hilang Misterius

has, CNN Indonesia | Senin, 20/09/2021 08:03 WIB
FBI menemukan jasad perempuan diduga kuat selebgram AS yang hilang misterius, Gabrielle 'Gabby' Petito, pada Minggu (19/9) waktu setempat. Ilustrasi jenazah. (Istockphoto/Katarzyna Bialasiewicz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI) menemukan jasad perempuan diduga kuat selebgram yang hilang misterius, Gabrielle "Gabby" Petito, pada Minggu (19/9) waktu setempat.

"Hari ini, jasad yang sesuai dengan deskripsi Gabrielle 'Gabby' Petito ditemukan," ujar seorang agen FBI, Charles Jones, sebagaimana dilansir AFP.

Meski demikian, Jones belum dapat mengungkap penyebab kematian perempuan itu. Menurut Jones, FBI masih melakukan tes forensik lebih lanjut.


"Identifikasi forensik belum rampung untuk mengonfirmasi 100 persen bahwa yang kami temukan memang Gabby, tapi keluarganya sudah diberi tahu tentang temuan ini," ucap Jones.

Jones menjelaskan, FBI selama ini mencari Petito di salah satu taman nasional di Wyoming, tempat terakhir kali keberadaan selebgram itu diketahui.

Petito keluar dari pekerjaannya dan memutuskan untuk bertulang menggunakan mobil van bersama Brian Laundrie pada Juli lalu. Laundrie sempat mengabadikan momen-momen kehidupan di van itu di Instagram.

Namun, Laundrie kembali ke rumahnya di North Pot, Florida, beberapa pekan lalu lalu. Sepuluh hari kemudian, keluarga Petito kemudian mengajukan laporan orang hilang ke kepolisian.

Sejak saat itu, aparat terus mencari Laundrie yang diduga punya informasi mengenai keberadaan Petito. Misteri kian dalam ketika Laundrie juga tiba-tiba menghilang.

Pada Jumat lalu, kepolisian North Port mengaku sudah menemui keluarga Laundrie. Namun, orang tua Laundrie juga mengklaim sudah tak bertemu dengan putranya itu selama beberapa hari.

Meski demikian, kepolisian North Port menegaskan bahwa walau mereka mencari Laundrie, bukan berarti "ia dicari karena berbuat kejahatan."

[Gambas:Video CNN]

Setelah mendengar kabar FBI menemukan jasad Petito, kepolisian North Port menyatakan bahwa mereka "sedih dan patah hati."

"Fokus kami sedari awal, bersama FBI dan rekan nasional lainnya, adalah untuk membawa pulang Petito. Kami akan terus bekerja sama dengan FBI untuk mencari jawaban lainnya," demikian pernyataan kepolisian.

Sementara aparat mencari tahu segala seluk beluk kasus ini, FBI meminta warga untuk menghormati privasi keluarga-keluarga yang bersangkutan.

"Saya ingin menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga Gabby. Kami meminta Anda sekalian juga menghormati privasi mereka karena mereka sedang berduka kehilangan putri mereka," tutur Jones.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK