Krisis Energi Picu Listrik Padam di 3 Provinsi China

rds, CNN Indonesia | Selasa, 28/09/2021 20:40 WIB
Pemerintah China dikabarkan telah meminta warga dan bisnis mengurangi penggunaan listrik. Ilustrasi listrik padam. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Krisis pasokan listrik yang terus memburuk di China membuat pemadaman listrik massal terjadi di tiga provinsi Negeri Tirai Bambu dalam beberapa waktu terakhir.

Tabloid pemerintah China, Global Times, melaporkan pembatasan pasokan listrik ini terjadi di Provinsi Heilongjiang, Jilin, dan Liaoning. Pembatasan, kata koran itu, telah mengakibatkan "gangguan besar aktivitas warga dan bisnis sehari-hari."

"Pemadaman listrik tidak terduga dan belum pernah terjadi sebelumnya melanda tiga provinsi timur laut China pada awal pekan ini," bunyi laporan Global Times.


Kekurangan pasokan listrik juga melanda Provinsi Guangdong yang menjadi pusat industri dan distribusi logistik utama China.

Pejabat lokal mengatakan bahwa banyak perusahaan berusaha mengurangi jam kerja pegawai menjadi dua atau tiga hari per minggu.

Pemerintah China juga telah mewanti-wanti seluruh perusahaan dan tempat usaha di kota-kota besar untuk membatasi konsumsi listrik dan pemakaian energi.

Pihak berwenang bahkan telah mengurangi jatah pasokan listrik ke sejumlah permukiman warga hingga memicu pemadaman tiba-tiba dan membuat beberapa orang terjebak di lift beberapa bangunan.

Dikutip CNN, China telah dilanda krisis listrik sejak Juni lalu dan terus memburuk akibat harga energi yang melonjak dan ambisi Beijing mencapai target emisi karbon sebelum 2030.

Ambisi itu mengharuskan seluruh provinsi di China mengurangi penggunaan energi konvensional dalam setiap sektor perekonomian, termasuk mengurangi produksi pembangkit listrik tenaga batu bara.

Meski begitu, krisis pasokan energi bukan lah masalah baru bagi China. Pada musim panas lalu, beberapa provinsi di China mengalami kekurangan listrik terburuk sejak 2011 lalu.

Namun, laporan lembaga penyiaran publik China, CCTV, memaparkan bahwa krisis listrik saat ini lebih mengkhawatirkan karena kekurangan listrik akan terjadi hingga beberapa waktu ke depan.

Beberapa pemasok barang industri dunia yang berbasis di China mulai mengencangkan ikat pinggang untuk mengantisipasi dampak terburuk krisis listrik ini.

Mereka khawatir kelangkaan energi listrik di China bisa mempengaruhi penundaan pengiriman global.

Perusahaan yang merakit komponen iPhone untuk Apple, Pegatron, mengatakan mereka bekerja sama dengan pemerintah lokal untuk "mengaktifkan mekanisme energi dan mengurangi produksi.

Pegatron memiliki pabrik besar di Kunshan, timur China. Media lokal melaporkan bahwa pihak berwenang turut membatasi pasokan listrik di kota tersebut.

Analis dari Counterpoint Research, Dale Gai, memprediksi pengiriman komponen alat komunikasi dan teknologi lainnya seperti ponsel, chip komputer, komponen mobil dan alat elektronik lain yang banyak dibuat di China "mungkin tertunda sekitar satu minggu" akibat krisis ini.

(rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK