Gunung Sinai Tempat Musa Dapat Wahyu Diklaim Ada di Saudi

tim | CNN Indonesia
Selasa, 05 Oct 2021 16:19 WIB
Arkeolog mengklaim Gunung Sinai tempat Musa mendapat wahyu dan berbicara kepada Tuhan ada di Arab Saudi. Foto ilustrasi mulut gua di Arab Saudi. (Istockphoto/JIT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Arkeolog mengklaim Gunung Sinai tempat Musa mendapat wahyu dan berbicara kepada Tuhan ada di Arab Saudi.

Dalam keyakinan agama Yudaisme, Kristen, dan Islam, Gunung Sinai disebut sebagai tempat suci.

Berdasarkan Alkitab, Nabi Musa dipercaya berbicara kepada Tuhan dan mendapat 10 Perintah Tuhan di Gunung Sinat. Namun, keberadaannya belum bisa dipastikan.


Versi kepercayaan Yahudi, Gunung Sinai dipercaya berada di sekitar Mesir. Sementara versi Islam tidak menyebut tepatnya letak gunung tersebut.

Namun sekira dua tahun lalu sejumlah arkeolog yang tergabung dalam riset Doubting Thomas Research Foundation (DTRF) mengklaim bahwa Gunung Sinai disebut berada di Jabal Maqla.

Sejumlah arkeolog dalam riset DTRF seperti dikutip Sputnik menyebut bahwa Gunung Sinai itu saat ini dikenal sebagai Jabal Maqla di barat daya Arab Saudi. Lokasi gunung itu dekat dengan perbatasan Yordania.

Para peneliti mencoba membandingkan antara reaksional dalam Alkitab soal kisah Nabi Musa mendapat 10 Perintah Tuhan di Gunung Sinai dengan temuan mereka di penggalian.

Alkitab menyebut ketika Musa tiba di puncak Gunung Sinai, ia diselimuti asap karena Tuhan "turun ke atasnya dalam api."

Arkeolog pun mengklaim gambaran itu pas dengan temuan mereka di puncak Jabal Maqla yang seperti hangus terbakar.

Sementara lokasi Gunung Sinai berada dekat dengan Pantai Nuweiba di Arab Saudi. Sebelumnya, peneliti dari Swedia, Lennart Moller, mengklaim telah menemukan jalur seperti sisa jalan setapak di dasar Laut Merah.

Berdasarkan kepercayaan agama Yudaisme, Kristen, dan Islam, Musa mendapat mukjizat dari Tuhan mampu membelah lautan dengan tongkatnya untuk membawa pengikutnya dari Bangsa Israil melarikan diri dari kejaran Firaun di Mesir.

Para arkeolog kemudian mencocokkan bukti di Jabal Maqla bekas bukit yang terbelah akibat erosi air. Padahal, lokasi itu jarang sekali diguyur hujan.

"Kami percaya tanda khusus yang berbeda ini merupakan batu dimana Musa diperintahkan Tuhan untuk memukulnya (dengan tongkat) kemudian air menyembur keluar secara ajaib untuk para penduduk Israel," ucap Presiden DTRF, Ryan Mauro.

Arkeolog juga mengklaim menemukan bukti batu besar datar menyerupai altar kuno. Mereka menduga bentuk batu itu merupakan altar yang pernah dibangun Musa di bawah kaki Gunung Sinai.

"Di dekat gunung, kami menemukan situs yang dipenuhi dengan gambar-gambar orang menyembah banteng dan sapi. Dan yang paling penting bahwa petroglif ini terisolasi di daerah ini saja, tidak seperti diukir di seluruh gunung," ucap Mauro.

(bac/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER