Gunung Aso di Kyushu Jepang Erupsi, Kolom Abu 3.500 Meter

CNN Indonesia
Rabu, 20 Oct 2021 15:22 WIB
Gunung Aso yang berada di Pulau Kyushu, Jepang, mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu setinggi sekitar 3.500 meter dan lontaran bebatuan. Gunung Aso yang berada di Pulau Kyushu, Jepang, mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu setinggi sekitar 3.500 meter dan lontaran bebatuan. (REUTERS/KYODO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gunung Aso yang berada di Pulau Kyushu, Jepang, mengalami erupsi, Rabu (20/10).

Erupsi gunung yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jepang itu melontarkan bebatuan ke lereng, dan tinggi kolom abu setinggi sekitar 3.500 meter.

Seperti dilansir dari AFP, sejauh ini belum terdata apakah ada korban dari peristiwa erupsi yang terjadi pada dini hari waktu setempat tersebut.


Masyarakat telah diminta untuk menjauhi radius bahaya dari erupsi gunung tersebut. Selain itu, otoritas setempat masih memeriksa kembali apakah ada pengunjung yang berkemah ataupun mendaki terjebak bahkan jadi korban saat erupsi terjadi.

"Nyawa manusia menjadi prioritas kami dan kami akan bekerja dengan Pasukan Pertahanan Dir, polisi, dan pemadam kebakaran untuk mengatasi situasi ini dengan efektif," ujar Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno.

Salah satu staf dari Badan Meteorologi Jepang, Tomoaki Ozaki mengatakan penting bagi masyarakat menjauhi radius bahaya yang sudah diperingatkan untuk menghindari jatuh korban. Pasalnya, material berbahaya dari erupsi Gunung Aso itu bisa berbahaya bagi manusia. Ia pun meminta warga mewaspadai arah angin meski sudah berada di luar radius bahaya.

"Karena angin tidak hanya membawa abu tetapi juga kerikil," kata Ozaki pada konferensi pers yang disiarkan televisi, memperingatkan bahwa gas beracun mungkin juga telah dipancarkan.

Mengutip dari NHK erupsi pertama terjadi sekitar pukul 11.43 waktu setempat, Rabu. Setelah itu ada erupsi kedua sejam kemudian dengan tinggi kolom abu mencapai 1.600 meter.

Gunung Aso diketahui terakhir kali erupsi pada 2016 silam. Dan, beberapa hari terakhir BMG Jepang telah memberikan peringatan mengenai peningkatan level aktivitas vulkanis gunung tersebut.

Tragedi mematikan dari erupsi gunung di Jepang kali terakhir terjadi pada September 2014 silam. Kala itu Gunung Ontake di Prefektur Nagano yang telah 'tidur' selama 90 tahun bergejolak. Dari peristiwa bencana alam itu setidaknya 63 orang tewas.

(AFP/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER