Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Perbatasan India-Myanmar

CNN Indonesia
Jumat, 26 Nov 2021 09:40 WIB
Gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncang perbatasan India dan Myanmar, Jumat (26/11). Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Istockphoto/Petrovich9)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncang perbatasan India dan Myanmar, Jumat (26/11). 

Pusat Seismologi Nasional India (NSC) mengatakan gempa terjadi pada kedalaman yang dangkal dengan skala kekuatan cukup tinggi.

NSC mengatakan gempa terjadi pada kedalaman 12 kilometer di dekat wilayah Thenzawl, Mizoram, India.


Menurut saksi mata, gempa ini dirasakan di Kolkata, India, hingga Chittagong, Bangladesh, seperti dikutip dari Reuters.

"Sangat kuat," ungkap salah satu saksi dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs web European-Mediterranean Seismological Centre (EMSC) dari Chittagong.

Chittagong berjarak sekitar 184 km dari arah barat pusat gempa.

EMSC mematok magnitudo gempa sebesar 5,8, setelah sebelumnya memberikan magnitudo 6,0. Mereka juga menyampaikan pusat gempa berada sekitar 126 km dari Aizawl, India.

Sampai saat ini jumlah kerusakan dan korban dari gempa masih belum diketahui.

Sebelumnya, India sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 6,4 pada Rabu (28/4). Gempa ini menyebabkan sejumlah bangunan retak dan jalan rusak.

Sebagaimana dilansir India Today, getaran gempa itu terasa di Assam, Benggala Utara, dan bagian lain di Timur Laut.

Jalan di Sonitpur yang menjadi episentrum gempa mengalami keretakan, sementara beberapa bangunan dan tembok di kawasan tersebut juga kerusakan.

Saat gempa terjadi, para warga berbondong-bondong pergi ke jalan karena takut akan ada gempa susulan. Beberapa di antara mereka mengatakan gempa tersebut menyebabkan retakan di rumah.

"Seluruh apartemen bertingkat kami mengalami kerusakan besar dengan atap dan dinding runtuh," kata seorang pengusaha yang tinggal di sebuah apartemen kelas atas di Guwahati, Subham Hazarika.

"Tak ada laporan korban, tetapi kami melihat gambar dan visual dari kerusakan yang parah," kata Menteri Kesehatan India, Himanta Biswa Sarma, kepada Reuters, mengomentari gempa di Assam, India pada April lalu.

(pwn/rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER