Jepang Larang Masuk Semua Warga Asing, Cegah Covid Varian Omicron

has | CNN Indonesia
Senin, 29 Nov 2021 12:01 WIB
Jepang memutuskan untuk melarang masuk semua pendatang asing sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 varian Omicron. Ilustrasi. (Istockphoto/ShutterOK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jepang memutuskan untuk melarang masuk semua pendatang asing sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 varian Omicron.

"Kami akan melarang masuk warga asing dari seluruh dunia mulai 30 November," ujar Perdana Menteri Fumio Kishida pada hari ini, Senin (29/11), seperti dikutip AFP.

Japan Times melaporkan bahwa aturan ini tak berlaku untuk orang pemegang residensi Jepang yang dalam perjalanan kembali. Mereka dan warga Jepang dapat tetap masuk dengan aturan karantina ketat.


Jepang juga mewajibkan warga yang datang dari sejumlah negara Afrika untuk karantina selama sepuluh hari setibanya di Negeri Sakura.

Aturan itu berlaku untuk pendatang dari Afrika Selatan, Namibia, Lesotho, Eswatini, Zimbabwe, Botswana, Zambia, Malawi, dan Mozambik.

Kishida juga menegaskan bahwa warga yang pulang dari negara-negara lainnya dengan kasus Covid-19 varian Omicron juga harus menjalani karantina sepuluh hari setibanya di Jepang.

Pemerintah Jepang menetapkan larangan ini hanya berselang beberapa pekan setelah mereka melonggarkan aturan perbatasan.

Jepang merupakan salah satu negara yang menerapkan aturan perbatasan ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

Di awal masa pandemi, Jepang nyaris benar-benar menutup semua perbatasannya dari pendatang asing. Pada satu titik, warga asing benar-benar tak dapat masuk Jepang.

Namun pada awal November lalu, pemerintah Jepang mengumumkan bakal mengizinkan masuk pebisnis dan siswa asing.

(has/has)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER