KILAS INTERNASIONAL

WHO Sebut Omicron Berisiko Tinggi hingga Uranium Iran Level Bom Nuklir

has | CNN Indonesia
Rabu, 01 Dec 2021 06:27 WIB
Sederet kabar meramaikan berita internasional Selasa (30/11), dari WHO sebut varian Omicron risiko tinggi hingga pengayaan uranium Iran capai level bom nuklir. Ilustrasi WHO. (AFP/Fabrice Coffrini)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah kabar meramaikan berita internasional Selasa (30/11), mulai dari WHO menyatakan Covid-19 varian Omicron berisiko sangat tinggi hingga pengayaan uranium Iran dilaporkan capai level bisa membuat bom nuklir.

1. WHO: Varian Omicron Berisiko Sangat Tinggi, Bisa Picu Lonjakan Covid

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan dunia bahwa virus corona varian Omicron berisiko sangat tinggi dan bisa memicu lonjakan Covid-19 baru.

WHO menyatakan bahwa saat ini memang masih banyak ketidakpastian terkait varian Omicron. Namun, bukti sejauh ini meningkatkan kemungkinan varian itu punya mutasi yang dapat menghindari respons sistem imun dan memperkuat kemampuannya untuk menular.


"Tergantung dari karakteristiknya, kemungkinan bisa ada lonjakan Covid-19 di masa mendatang, yang bisa berdampak para, tergantung pada sejumlah faktor, termasuk di mana lonjakan terjadi," demikian pernyataan WHO yang dikutip Associated Press, Senin (29/11).

Menutup pernyataan itu, WHO menulis, "Secara umum, risiko global sangat tinggi."

WHO menegaskan bahwa sementara para ilmuwan masih terus mencari bukti untuk memahami Omicron, negara-negara di dunia harus mempercepat vaksinasi.

[Gambas:Video CNN]

2. Putra Mahkota Jepang Kritik Media Tebar Rumor Eks Putri Mako

Selain varian Omicron, berita seputar kekaisaran Jepang juga menarik perhatian. Putra Mahkota Jepang, Akishino, mengkritik media yang memberitakan rumor mengerikan terkait pertunangan mantan Putri Jepang, Mako Komuro.

"Jika Anda membaca tabloid, ya, bagaimana saya mengatakannya, tapi ada banyak hal yang mengerikan, meski juga beberapa pendapat harus kita dengarkan," ujar Akishino saat ditanya mengenai hubungan antara media dan diagnosis putrinya, seperti dikutip Reuters.

Beberapa bulan jelang pernikahan, memang begitu banyak pemberitaan negatif soal Mako dan tunangannya, Kei Komuro. Mako kemudian didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental Post Traumatic Syndrome Disorder (PTSD).

Meskipun warga Jepang menaruh perhatian saat Mako dan Kei Komuro mengumumkan pertunangan pada 2017 lalu, tapi rumor mengenai berbagai masalah keluarga Komuro memicu kritik warga yang intens.

"Setiap artikel-artikel di internet, ada banyak komentar dan sebagian dari mereka mengatakan hal-hal yang sangat buruk. Ada orang-orang yang sangat terluka oleh fitnah ini," ucap Akishino.

[Gambas:Video CNN]

3. Pengayaan Uranium Iran Disebut Bakal Capai Level Bom Nuklir

Pengayaan uranium diIran dilaporkan bisa mencapai kemurnian 90 persen, level yang cukup untuk membuat senjata nuklir.

Dua sumber anonim mengatakan kepada Axios bahwa Israel membagikan informasi intelijen mengenai pengayaan uranium Iran ini kepada Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa lain.

Intelijen Israel menyatakan bahwa persiapan yang tengah dilakukan Iran dapat membuat negara itu bisa mencapai pengayaan uranium sebanyak 90 persen hanya dalam beberapa minggu, jika Teheran ingin melakukannya.

Selain itu, Iran disebut bakal meningkatkan serangan mereka kepada pasukan AS yang berada di kawasan. Serangan ini kemungkinan dapat dilakukan oleh suruhan Iran yang berada di Yaman, Suriah, dan Irak.

Akibat ancaman ini, pejabat Israel terus mendesak AS dan negara Eropa untuk bersikap tegas kala berusaha menghidupkan kembali perjanjian dengan Iran.

(has/has)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER