Korsel Rekor Covid Lagi, Batal Longgarkan Karantina demi Cegah Omicron

has | CNN Indonesia
Kamis, 02 Dec 2021 11:06 WIB
Korea Selatan kembali mencetak rekor kasus harian Covid-19. Pemerintah pun membatalkan pelonggaran karantina demi mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron. Korea Selatan kembali mencetak rekor kasus harian Covid-19 pada Kamis (2/12) (AP/Ahn Young-joon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korea Selatan kembali mencetak rekor kasus harian Covid-19 pada Kamis (2/12). Pemerintah pun membatalkan pelonggaran karantina demi mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron yang disebut lebih cepat menular.

Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KDCA) mencatat total 5.266 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam belakangan.

Dengan demikian, Korsel mencetak rekor selama dua hari berturut-turut setelah melaporkan 5.123 kasus Covid-19 pada Rabu.


KDCA pun mengumumkan pembatalan rencana untuk melonggarkan masa karantina bagi pelaku perjalanan yang sudah divaksinasi penuh.

Mereka menegaskan bahwa seluruh pelaku perjalanan wajib menjalani karantina selama sepuluh hari. Aturan ini mulai berlaku besok, Jumat (3/12).

Aturan ini diumumkan sehari setelah Korsel mengonfirmasi lima kasus pertama Covid-19 varian Omicron pada Rabu (1/12) malam.

Lima kasus itu bermula sepasang suami istri yang sudah divaksinasi penuh. Mereka baru kembali dari Nigeria pekan lalu.

Setelah itu, dua anggota keluarga dan satu teman mereka juga tertular Covid-19 varian terbaru yang pertama kali ditemukan di Botswana itu.

Sebelumnya, Korsel sudah memperketat aturan masuk bagi pendatang dari delapan negara kawasan Afrika ketika varian Omicron pertama kali dilaporkan ke PBB pekan lalu.

Kini, Korsel memasukkan Nigeria ke daftar tersebut. Selain itu, seluruh penerbangan langsung dari Ethiopia juga dihentikan terhitung mulai Sabtu (4/12).

"Kita sedang dalam perjalanan berkelok dalam fase menuju kenormalan, dan risiko dari varian Omicron ini meningkat," ujar Presiden Moon Jae-in, seperti dikutip Reuters.

Kasus Covid-19 di Korsel sendiri sudah meningkat sejak pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan pada bulan lalu.

Merujuk pada data KDCA, kasus dengan gejala parah meningkat hingga menjadi 733. Tingkat keterisian tempat tidur di unit perawatan intensif (ICU) sudah mencapai 90 persen, sementara 915 pasien lainnya menanti masuk.

Hingga saat ini, Korsel sudah melaporkan total 457.612 kasus Covid-19 dengan 3.705 kematian sejak pandemi melanda tahun lalu.

(has/has)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER