AS Umumkan Boikot 'Diplomatik' Olimpiade Musim Dingin China

AFP | CNN Indonesia
Selasa, 07 Dec 2021 02:50 WIB
AS tak akan mengirim perwakilan resmi ke ajang Olimpiade Musim Dingin di China tahun 2022. AS tak akan mengirim perwakilan resmi ke ajang Olimpiade Musim Dingin di China tahun 2022. (Foto: REUTERS/JONATHAN ERNST)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat umumkan secara diplomatik memboikot Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Pemboikotan berkaitan dengan isu pelanggaran hak asasi manusia.

Hal tersebut telah disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki. AS tak akan mengirim perwakilan diplomatik.

"Pemerintahan Biden tidak akan mengirim perwakilan diplomatik ke Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade Beijing 2022, mengingat genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan RRT yang sedang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya," ujar Jen Psaki, dari AFP.


Pemboikotan tak berkaitan dengan atlet AS. Negeri Paman Sam tersebut tetap akan mengirim kontingen atlet-nya ke ajang olahraga dunia tersebut.

"Para atlet di Tim AS mendapat dukungan penuh kami. Kami akan mendukung mereka 100 persen, kami menyemangati mereka dari rumah." tambah Jen Psaki.

Pembicaraan secara virtual antara Biden dan Presiden China Xi Jinping beberapa waktu lalu disebut tak melahirkan terobosan penting terkait ketegangan kedua negara.

Namun, pembicaraan tersebut dinilai tetap menjadi awal yang baik untuk membuka dialog setelah kerenggangan hubungan dua negara setahun terakhir pemerintahan Donald Trump.

Selama berbulan-bulan, AS telah berusaha menemukan cara terbaik untuk memposisikan diri sehubungan dengan Olimpiade Musim Dingin, yang diselenggarakan Februari 2022 oleh negara yang dituduh melakukan "genosida" terhadap Muslim Uyghur di Xinjiang, barat laut China.

Sejumlah organisasi hak asasi manusia menuduh China telah menahan setidaknya satu juta Muslim di Xinjiang.

Mengirim perwakilan diplomatik ke Olimpiade akan menandakan bahwa, terlepas dari "pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan dan kekejaman di Xinjiang," Olimpiade itu "bisnis seperti biasa," kata Psaki.

"Dan kita tidak bisa melakukan itu," lanjutnya.

China sendiri mengancam akan mengambil tindakan untuk membalas jika AS benar-benar memboikot Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, melontarkan ancaman ini setelah CNN melaporkan bahwa pemerintahan AS diperkirakan bakal mengumumkan boikot tersebut pada pekan ini.

"Jika AS memaksa untuk tetap pada keputusannya, China akan membalas dengan tindakan balasan," ujar Zhao dalam konferensi pers pada hari ini, Senin (6/12), sebagaimana dilansir Reuters.

Menurut Zhao, boikot tersebut terlalu berlebihan dan harus dihentikan "agar tak berdampak pada dialog dan kerja sama antara China dan AS di area-area penting."

(AFP/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER