Ikuti AS, Australia Akan Boikot Diplomatik Olimpiade China

CNN Indonesia
Rabu, 08 Dec 2021 08:49 WIB
Mengikuti jejak Amerika Serikat, Australia akan memboikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin di Beijing, China, pada 2022. PM Australia Scott Morrison menegaskan akan ikuti jejak AS boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin di Beijing China tahun depan. (Nicholas Kamm / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mengikuti jejak Amerika SerikatAustralia akan memboikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin di Beijing, China, pada 2022.

"Pejabat pemerintah Australia, oleh karena itu, tidak akan pergi ke China untuk permainan itu," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Rabu (8/12).

Morrison menyampaikan, keputusan ini diambil mengingat Australia yang mengalami kendala kala mencoba membuka kembali hubungan diplomatik bersama China untuk membahas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.


Tak hanya itu, pemerintah China juga memperlambat dan memblokir impor barang dari Australia. Namun, Morrison mengatakan Australia masih mengizinkan atlet negaranya untuk tampil di Olimpiade tersebut.

Sementara itu, Komite Olimpiade Australia menilai boikot diplomatik ini tak akan berdampak pada 40 atlet Australia yang direncanakan akan tampil di Olimpiade Musim Dingin Beijing pada Februari 2022.

Meski demikian, pemboikotan ini berpotensi membuat hubungan Australia dan China semakin buruk.

Hubungan kedua negara ini mulai memburuk kala Canberra melarang Huawei Technologies dari jaringan broadband 5G Australia pada 2018. Australia semakin membuat China geram ketika negara itu menyerukan pengadaan investigasi independen terkait asal usul Covid-19.

Beijing menanggapi hal itu dengan menjatuhkan tarif kepada beberapa barang asal Australia, seperti batu bara, daging, jelai, dan anggur.

Morris juga menyampaikan kalau gangguan perdagangan lebih lanjut akan "sepenuhnya dan sama sekali tidak dapat diterima."

Sebelumnya, AS mengumumkan pemboikotan diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin di Beijing. Boikot ini dilakukan mengingat dugaan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan China di Xinjiang.

Pemboikotan ini menuai kecaman dari China. Beijing menilai perilaku AS tadi merupakan bentuk prasangka ideologis.

"AS akan menanggung akibatnya. Tunggu saja," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (7/12).

"Upaya AS untuk mengintervensi Olimpiade Musim Dingin Beijing merupakan prasangka ideologis, berdasarkan kebohongan dan rumor. [Upaya ini] hanya menunjukkan maksud jahat mereka," ucap Lijian.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER