Denmark Ikut Boikot Olimpiade Musim Dingin di China

Tim | CNN Indonesia
Sabtu, 15 Jan 2022 02:30 WIB
Denmark ikut memboikot secara diplomatik ajang Olimpiade Musim Dingin di China pada Februari 2022 karena alasan hak asasi manusia. Denmark ikut memboikot secara diplomatik ajang Olimpiade Musim Dingin di China pada Februari 2022 karena alasan hak asasi manusia. (Foto: AFP/Noel Celis)
Jakarta, CNN Indonesia --

Denmark ikut memboikot secara diplomatik ajang Olimpiade Musim Dingin di China pada Februari 2022. Boikot dilakukan atas dasar pelangggaran hak asasi manusia yang dilakukan Beijing terhadap minoritas Uighur di Xinjiang.

Oleh sebab itu, Denmark mengumumkan tidak akan mengirimkan delegasi diplomatik ke Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Hal tersebut dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofod pada Jumat (14/1).

"Bukan rahasia lagi bahwa kami dari pihak Denmark sangat prihatin dengan situasi hak asasi manusia di China," kata Jeppe Kofod seperti diberitakan Reuters, Jumat (14/1).


"Pemerintah telah memutuskan bahwa tidak akan menghadiri Olimpiade Musim Dingin di China," ucap Kofod.

Denmark memperpanjang daftar negara yang memboikot secara diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Sebelumnya, AS telah lebih dulu mengumumkan tak akan menghadiri ajang tersebut.

Sekretaris Gedung Putih, Jen Psaski, mengatakan langkah itu ditempuh AS berkenaan dengan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan China. Meski memboikot secara diplomatik, AS akan tetap mengirim atlet di ajang tersebut.

"Pemerintah Biden tak akan mengirim perwakilan diplomatik ke Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022, mengingat genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran hak asasi manusia lain," ujar Psaki dikutip AFP pada 6 Desember 2021.

Selain AS, Australia juga mengikuti jejak tersebut. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengaku langkah itu diambil lantaran pihaknya mengalami hambatan membuka kembali hubungan dengan China guna mendiskusikan hak asasi manusia di Xinjiang.

Kanada serta Inggris juga tidak akan mengirimkan perwakilan diplomatik ke Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Namun, mereka masih akan mengirimkan atlet dalam pagelaran olahraga itu.

Sementara itu, China mengaku tak khawatir jika negara lain mengikuti jejak Amerika Serikat Cs melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing yang digelar Februari mendatang.

Pada 9 Desember 2021, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin memperingatkan AS dan sekutunya akan membayar konsekuensinya boikot ini.

China, lanjut Wang, tidak memiliki rencana mengundang pejabat dari Inggris dan Kanada ke Olimpiade. Ia menegaskan ketidakhadiran mereka tidak berdampak pada keberhasilan acara tersebut.

(reuters/chri)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER