Jokowi-PM Singapura Akan Bahas Perjanjian Ekstradisi hingga FIR Natuna

rds | CNN Indonesia
Selasa, 25 Jan 2022 07:20 WIB
Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong akan menandatangani sejumlah perjanjian dan MoU dalam pertemuan di Bintan, Kepulauan Riau. Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong akan menandatangani sejumlah perjanjian dan MoU dalam pertemuan di Bintan, Kepulauan Riau. (Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Feline Lim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo akan menjamu Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, di Bintan, Kepulauan Riau hari ini, Selasa (25/1).

Dalam pertemuan bilateral (leaders retreat) perdana mereka sejak 2019, Jokowi dan Lee akan membahas sejumlah kerja sama dan menyepakati tiga perjanjian yang telah disetujui kedua negara.

"Pertemuan akan membahas kerja sama investasi, pertahanan, perjanjian ekstradisi, dan Flight Information Region (FIR)," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, kepada CNN Indonesia pada Senin (24/1).


Indonesia juga berhasil mengambil alih lagi ruang kendali udara (FIR) di perairanNatuna setelah sekian lama dikendalikan Singapura. Kabar tersebut dikonfirmasi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto kepada CNNIndonesia.com.

Sementara itu, kantor PM Lee juga mengonfirmasi bahwa kedua pemimpin negara akan menyepakati batas FIR Jakarta dan Singapura, perjanjian ekstradisi buronan, hingga pernyataan bersama antara menteri pertahanan kedua negara soal Perjanjian Kerja Sama Pertahanan 2007 dan Pengaturan Pelaksanaan Area Pelatihan Militer.

Jokowi dan Lee juga akan menyaksikan pertukaran dokumen yang menandai ketiga perjanjian di atas akan berlaku bersamaan.

Selain perjanjian, Jokowi dan Lee akan menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU), seperti dikutip The Straits Times.

Sebelum pertemuan hari ini, Jokowi dan Lee terakhir kali bertemu di sela-sela pertemuan tingkat tinggi G20 di Roma, Italia, pada Oktober 2021 dan saat pertemuan darurat ASEAN di Jakarta pada April 2021.

PM Lee akan didampingi Menteri Senior dan Menteri Koordinator Keamanan Nasional, Teo Chee Hean, Menteri Pertahanan Ng Eng Hen, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Hukum dan Dalam Negeri K Shanmugam, Menteri Transportasi S Iswaran, serta Menteri Ketenagakerjaan dan Perdagangan Industri Tan See Leng.



(rds/rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER