Korban Kebakaran di Bangladesh Bertambah, 34 Tewas dan 300 Terluka

CNN Indonesia
Minggu, 05 Jun 2022 15:32 WIB
Korban kebakaran gudang kontainer di Bangladesh Tenggara bertambah. Kini tercatat 34 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka. Ilustrasi. Korban kebakaran di gudang kontainer di Bangladesh bertambah menjadi 34 orang tewas (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korban kebakaran sebuah gudang kontainer di Bangladesh Tenggara dilaporkan bertambah. Kini tercatat 34 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka.

Mengutip Reuters, kebakaran terjadi sejak Sabtu (4/6) malam di Sitakunda, sebuah kota berjarak 40 kilometer dari Kota Pelabuhan Chittagong.

Korban dari kebakaran dan ledakan yang terjadi di gudang kontainer tersebut dilaporkan terus meningkat.


"Korban tewas akibat kebakaran telah meningkat menjadi 34," kata Elias Chowdhury, Kepala Dokter wilayah Chittagong di Bangladesh Selatan, seperti dikutip AFP, Minggu (5/6).

"Lebih dari 300 orang terluka," imbuhnya.

Menurut pejabat setempat, kebakaran bermula usai ledakan besar yang memicu sejumlah ledakan lain pada kontainer di lokasi tersebut.

Sementara itu, keterangan dari penduduk setempat, kebakaran disertai ledakan yang mengakibatkan kaca jendela sejumlah rumah pecah.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti apa penyebab ledakan tersebut. Namun, petugas menduga kebakaran berasal dari wadah hidrogen peroksida dan menyebar dengan cepat ke wadah lain.

Hingga Minggu pagi ini, petugas pemadam kebakaran masih berupaya untuk memadamkan api di lokasi.

Sebelumnya, seorang petugas medis di Chittagong menyebut korban tewas dapat bertambah karena sejumlah korban terluka berada dalam kondisi kritis.

"Korban tewas dapat bertambah karena beberapa warga yang terluka dalam kondisi kritis," kata seorang petugas medis di Chittagong, Mohammed Elias Hossain.

Petugas pemadam kebakaran dan polisi pun dilaporkan turut menjadi korban luka dalam kebakaran tersebut.

Atas kejadian ini, Hossain mendesak seluruh dokter di distrik membantu mengatasi situasi dan meminta donor darah darurat.

(lom/isn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER