Kemlu RI Panggil Dubes India Soal Politikus Hina Nabi Muhammad

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jun 2022 09:02 WIB
Kementerian Luar Negeri Indonesia memanggil Duta Besar India di Jakarta, terkait pernyataan dua politisi India yang menghina Nabi Muhammad. India bergolak lantaran kata-kata penistaan agama yang dilontarkan politikus partai berkuasa. (REUTERS/FRANCIS MASCARENHAS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Indonesia memanggil Duta Besar India di Jakarta, terkait pernyataan dua politisi India yang menghina Nabi Muhammad SAW.

"Ya memanggil [Dubes India]," kata juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, kepada CNNIndonesia.com saat dimintai konfirmasi mengenai pemanggilan duta besar terkait ucapan penistaan agama.

Saat ditanya lebih lanjut soal hasil pertemuan itu atau apakah ada saran dari pemerintah Indonesia, Faizasyah menegaskan sikap Indonesia tertera dalam unggahan di media sosial Twitter.


Pada Senin (6/6), Kemlu RI mengecam tindakan penghinaan yang dilakukan politisi India itu terhadap Nabi.

"Indonesia mengutuk keras pernyataan yang merendahkan Nabi Muhammad SAW oleh dua orang politisi India. Pesan ini telah disampaikan kepada Duta Besar India di Jakarta," demikian bunyi pernyataan resmi Kemlu RI di Twitter pada Senin (6/6) malam.

Juru bicara partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma, mendapat kecaman dan hukuman usai melontarkan pernyataan yang dinilai mengejek Nabi Muhammad SAW dalam debat televisi. Ia lalu mendapat hukuman berupa skorsing akibat perangainya.

Selain Sharma, Kepala Operasi Media BJP, Delhi Naveen Kumar Jindal, dikeluarkan dari partai karena mengejek Nabi Muhammad SAW di media sosial.

[Gambas:Video CNN]

Beberapa negara dari kawasan Asia Tengah dan Asia Barat juga sudah menampilkan sikap keras terhadap India lantaran kata-kata yang keluar dari dua kader partai berkuasa di India tersebut.

Imbas tindakan itu, demonstrasi juga terjadi di India. Para pendemo menuntut dua orang tersebut ditangkap.

Sentimen agama di India meningkat sejak Narendra Modi, yang juga berasal dari BJP, menjadi perdana menteri.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi staf Kedutaan India di Jakarta untuk meminta tanggapan, namun yang bersangkutan belum merespons.

(isa/nva)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER