Tersangka Akui Bunuh Jurnalis Hilang di Amazon, Ungkap Lokasi Kuburan

Tim | CNN Indonesia
Kamis, 16 Jun 2022 09:02 WIB
Kepolisian Brasil mengungkap bahwa salah satu tersangka mengaku membunuh jurnalis Inggris dan satu rekannya yang sempat dinyatakan hilang di Hutan Amazon. Kepolisian Brasil mengungkap bahwa salah satu tersangka mengaku membunuh jurnalis Inggris dan satu rekannya yang sempat dinyatakan hilang di Hutan Amazon. (Reuters/Bruno Kelly)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Brasil mengungkap bahwa salah satu tersangka mengaku membunuh seorang jurnalis Inggris dan satu rekannya yang sempat dinyatakan hilang di Hutan Amazon.

Kepala kepolisian Amazonas, Eduardo Alexandre Fontes, mengatakan bahwa salah satu dari dua tersangka yang mereka tangkap mengakui perbuatan itu dalam proses penyelidikan pada Rabu (15/6).

Dalam penyelidikan, tersangka bernama Amarildo da Costa de Oliveira tersebut "menjabarkan secara detail kejahatan yang dilakukan dan mengindikasikan lokasi di mana ia menguburkan jenazah-jenazahnya."


Sebagaimana dilansir AFP, Fentes mengatakan bahwa lokasi penguburan jurnalis Inggris itu sangat sulit dicapai.

Sebelum pengumuman pengakuan ini, kepolisian Brasil mengungkap mereka menemukan potongan tubuh di lokasi pencarian jurnalis tersebut.

Jurnalis bernama Dom Phillips itu hilang bersama seorang ahli suku pedalaman, Bruno Araujo Pereira, saat dalam perjalanan di Desa Javari pada 5 Juni lalu.

Mereka terakhir kali terlihat di Sao Rafael, kawasan di Amazonas yang berjarak dua jam perjalanan kapal dari Atalaia do Norte.

Keduanya hilang setelah mengikuti patroli suku pedalaman di Sungai Itaquai untuk mencegah invasi nelayan dan pemburu ilegal di Desa Javari.

CNN melaporkan, Phillips dan Pereira mengikuti patroli itu dalam rangka riset untuk pembuatan buku mengenai upaya konservasi di kawasan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Aparat setempat menganggap upaya konservasi itu "rumit dan berbahaya" karena berkaitan dengan penambangan ilegal dan jaringan narkoba internasional.

Proses pencarian Phillips dan Pereira menarik perhatian internasional karena dianggap mencerminkan betapa berbahaya bagi jurnalis untuk mengungkap kejahatan.

Setelah beberapa pekan pencarian, kepolisian menangkap dua tersangka pada Selasa (14/6) lalu.

(has/has)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER