Kronologi Wali Kota di Ukraina Berkhianat Dukung Putin

Tim | CNN Indonesia
Rabu, 15 Jun 2022 07:07 WIB
Wali Kota Sviatohirsk menjadi sorotan karena dilaporkan berbalik mendukung Presiden Vladimir Putin ketika Rusia menguasai kota Ukraina yang ia pimpin. Ilustrasi. Wali Kota Sviatohirsk menjadi sorotan karena dilaporkan berbalik mendukung Presiden Vladimir Putin ketika Rusia menguasai kota Ukraina yang ia pimpin. (Reuters/Alexey Pavlishak)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wali Kota Sviatohirsk, Volodymyr Bandura, menjadi sorotan karena dilaporkan berbalik mendukung Presiden Vladimir Putin ketika pasukan Rusia menguasai kota Ukraina yang ia pimpin.

Bandura mulai menjadi sorotan pada Senin (13/6), ketika Denis Pushilin selaku pemimpin kelompok separatis pro-Rusia di Donetsk, Republik Rakyat Donetsk (DPR), mengunggah fotonya bersama Bandura.

Melalui unggahan di jejaring sosial Telegram itu, Pushilin mengklaim bahwa Bandura kini sudah bergabung dengan DPR.

"Kami sudah berhubungan dengannya [Bandura] sejak lama. Seperti banyak penduduk Sviatohirsk, ia menunggu pembebasan dan ia mendukung operasi khusus [Rusia]," tulis Pushilin, seperti dilansir CNN.

[Gambas:Video CNN]

Pushilin mengunggah foto ini ketika pasukan Rusia sudah menguasai Sviatohirsk. Menurut Pushilin, Bandura tak pernah meninggalkan warganya ketika Rusia menggempur.

"Di masa sulit, Volodymyr tak meninggalkan tugasnya. Dia dihormati dan didukung penduduk, jadi saya menawarkan dia posisi sebagai kepala pemerintahan Kota Sviatohirsk," tulis Pushilin.

Kota di timur Donetsk itu dianggap sebagai salah satu wilayah penting bagi Rusia. Sviatohirsk terletak di Sungai Siverskyi Donets yang merupakan salah satu jalur utama Rusia menuju Sloviansk di bagian selatan.

Sehari setelah Pushilin mengunggah pernyataan tersebut, kantor Jaksa Agung Ukraina mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki Bandura atas dugaan pengkhianatan di bawah status darurat militer.

Menurut mereka, Bandura diselidiki karena "berpindah mendukung sisi musuh" dan menyebarkan melalui media "janji di mana ia mempromosikan gagasan-gagasan Rusia."

(has/has)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER