7 Negara yang Legalkan Bank Sperma, AS hingga Jerman

CNN Indonesia
Minggu, 19 Jun 2022 17:33 WIB
Beberapa negara mengizinkan praktik donor sperma atau bank sperma dengan berbagai bentuk regulasi, berikut tujuh negara di antaranya. Foto ilustrasi. Sperma dan sel telur. (Istockphoto/BlackJack3D)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa negara mengizinkan praktik donor sperma atau bank sperma dengan berbagai bentuk regulasi.

Mengutip The New York Times, bank sperma merupakan salah satu bisnis besar. Sebotol sperma dapat dihargai hampir US$1.000 (Rp14 juta).


Namun, berbagai persyaratan harus dipenuhi pendonor sperma, mulai dari tinggi badan di atas 1,7 meter hingga menjalani berbagai tes.

Berikut beberapa negara yang mengizinkan donor sperma:

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang mengizinkan pendonoran sperma.

Administrasi Pangan dan Obat-obatan AS (FDA) memberikan beberapa aturan bagi masyarakat yang ingin mendonorkan spermanya. Aturan tersebut dimuat dalam Regulasi FDA untuk Sel Manusia, Jaringan, dan Produk Berbasis Sel dan Jaringan (HCT/P).

Mengutip laporan Masyarakat Amerika untuk Pengobatan Reproduksi (ASRM), pendonor sperma harus melewati evaluasi genetik untuk bisa diterima.

Pendonor juga harus dikatakan legal secara hukum di negara mereka, biasanya berusia kurang lebih 21 tahun. Mereka juga harus sehat dan tak memiliki penyakit bawaan.

[Gambas:Video CNN]

2. Australia

Australia juga menjadi negara yang mengizinkan pendonoran sperma. Walaupun demikian, pendonor tidak boleh dibayar atas tindakan tersebut.

Aturan Australia juga menyatakan nama pendonor sperma tidak akan dimasukkan ke sertifikat kelahiran bayi hasil inseminasi buatan.

ABC News melaporkan pendonor harus memiliki kualitas sperma yang bagus, pun tidak memiliki riwayat penyakit bawaan dan penyakit menular seksual.

3. Denmark

Pemerintah Denmark juga mengizinkan pendonoran sperma di negara itu.

Sebagaimana diberitakan Time, pemerintah Denmark mengizinkan donor sperma tersebut digunakan oleh pasangan heteroseksual, lesbian, dan wanita lajang.

Denmark sendiri menaungi salah satu bank sperma terbesar di dunia, Cyros International. Negara itu juga mengekspor lebih dari 90 persen sperma warga Denmark ke negara Uni Eropa lain.

Pendonor sperma di Denmark dapat menerima dana sebesar US$40 (Rp592 ribu) hingga US$75(Rp1 juta) setiap mendonor.

Empat negara lain yang legalkan donor sperma, baca di halaman berikutnya...

4 Negara Lainnya Izinkan Donor di Bank Sperma

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER