KILAS INTERNASIONAL

Putin Sindir AS Sebut Era Unipolar Tamat hingga NATO Ingatkan Barat

CNN Indonesia
Senin, 20 Jun 2022 06:32 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin, sindir Amerika Serikat dengan menyebut dunia unipolar telah tamat pada Jumat (17/6), berikut Kilas Internasional pagi ini. Presiden Rusia, Vladimir Putin, sebut era unipolar telah tamat. (AP/Sergey Guneev)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RusiaVladimir Putin, sindir Amerika Serikat dengan menyebut era unipolar telah tamat pada Jumat (17/6).

Berita lainnya adalah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mewanti-wanti negara-negara Barat bahwa perang Rusia vs Ukraina akan berlangsung lama.


Berikut berita 24 jam terakhir yang terangkum dalam Kilas Internasional CNNIndonesia.com pagi ini:

1. Putin Sindir AS Sebut Dunia Unipolar Telah Berakhir

Vladimir Putin menyatakan bahwa masa kejayaan dunia unipolar telah tamat, Jumat (17/6).

Pernyataan itu ditegaskan saat Putin mengisi sesi pleno dari Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) pada hari tersebut.

"Satu setengah tahun lalu, saat berbicara di Forum Davos, ditekankan lagi bahwa era dari dunia unipolar telah berakhir," kata Putin, dikutip dari kantor media Rusia, Tass.

[Gambas:Video CNN]

"(Era ini) telah berakhir meski dilakukan seluruh upaya untuk mengembalikan dan mempertahankannya dengan berbagai biaya," lanjutnya.

2. Dirjen WHO Tiba di Yogyakarta, Hadiri Pertemuan Menkes G20

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus tiba di Yogyakarta untuk menghadiri pertemuan pertama Menteri Kesehatan G20 (The 1st G20 Health Ministers Meeting) pada 21 Juni 2022.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kunta Wibawa Dasa Nugraha yang mengawali pertemuan dengan Thedros mengucapkan terima kasih atas kedatangan orang nomor satu di WHO tersebut.

Menurutnya, kedatangan Thedros pada pertemuan pertama Menkes G20 dapat memperkuat pemulihan sistem kesehatan global yang lebih kuat dan tangguh usai pandemi Covid-19.

3. NATO Ingatkan Barat Perang Rusia-Ukraina Bakal Lama

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengingatkan negara Barat harus bersiap untuk perang Ukraina-Rusia yang akan berlangsung lama.

Negeri Beruang Merah kini mengubah arah serangan dan berfokus menyerang wilayah timur Ukraina.

Stoltenberg dan Johnson juga menegaskan kembali bahwa pemerintah Barat harus terus mendukung Ukraina untuk mencegah agresi Presiden Rusia Vladimir Putin di masa yang akan datang.

(tim/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER